Rabu, 6 Mei 2026

#Save Nanda Feriana# Jadi Viral di Medsos

Status Edi Fadhil yang mengupas sosok Nanda dan kasusnya ini mendapat respon tinggi hingga mendapat 1,6 ribu like, 615 kali dibagikan dan 359 komentar

Tayang:
Editor: Yusmadi
FACEBOOK
Edi Fadhil menyuarakan #SAVE NANDA FERIANA# di akun facebooknya. 

Tahun lalu Nanda meraih anugerah KNPI Award sebagai apresiasi atas kiprahnya.
Sering mengikuti kegiatan kegiatan berskala nasional dan punya bakat hebat menjadi MC.

Kuliah di Jurusan Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh dan di akhir masa kuliahnya mempunyai pengalaman yang layak diceritakan ke mahasiswa selanjutnya.

Meski tidak menyebut nama bahkan inisial dosen yang dikritiknya, Nanda di laporkan ke polisi oleh dosennya sendiri karena mengkritik birokrasi kampus melalui akun Facebooknya di status "sepucuk surat untuk ibu lulusan Jerman" (Terlampir di kolom komentar).

Menyadari 'mungkin menyinggung sang dosen' Nanda memohon maaf melalui akun Facebook dan melalui pertemuan khusus yang difasilitasi oleh pihak fakultas. Terakhir Nanda membawa serta ibundanya serta Teungku imum kampungnya datang kerumah sang dosen untuk meminta maaf.

Bahkan Nanda mengirimkan surat permohonan maaf kepada sang dosen. Namun semua itu belum mampu memberi solusi. Nanda di laporkan ke polisi oleh sang dosen. Sang dosen meminta Nanda meminta maaf selama 4 hari berturut turut di koran.

Permohonan maaf di koran tentu akan sangat mahal, membutuhkan biaya puluhan juta dan sangat memberatkan bagi Nanda yang masih mahasiswa.

Kemarin Nanda untuk pertamakali sudah diperiksa di Polres Lhokseumawe dan masih berstatus sebagai saksi dan berpotensi untuk menjadi tersangka.

Bagi saya ini adalah preseden buruk dan sekaligus pembelajaran baik.

Preseden buruk ketika kritik mahasiswa harus berakhir di kantor polisi dan pembelajaran baik dari seorang Nanda yang berani mengkritik kampusnya, tidak malu memohon maaf dan keberaniannya bertanggung jawab untuk diperiksa polisi adalah sebuah kedewasaan yang luar biasa dari seorang gadis muda yang belum S1 ini.

Status ini adalah bagian dukungan moral untuk Nanda. Hari minggu lalu saya bertemu Nanda di Lhokseumawe dan secara elegan Nanda mengatakan tidak takut apapun risiko statusnya tersebut karena meyakini sudah melakukan 'hal yang seharusnya dilakukan', Nanda meyakini kritikannya masih dalam batas yang sangat wajar.

Saya pribadi tidak bisa membayangkan jika setiap kritik mahasiswa akan berakhir di kantor polisi.... duh,!

Semangat untuk Nanda.

#SaveNandaFeriana
#SaveUnimal.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved