Senin, 20 April 2026

Pilkada 2017

Ketua Baru KIP Bener Meriah Bacakan Hasil Rekap Dukungan Perbaikan Balon Gubernur

"Karena KIP Bener Meriah baru memiliki ketua baru, jadi izinkan ketua baru untuk membacakannya (hasil rekapitulasi syarat dukungan pasangan balon),"

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Ketua KIP Bener Meriah, Mukhtaruddin, membacakan hasil rekapitulasi syarat dukungan perbaikan untuk bakal calon (balon) gubernur dan wakil gubernur Aceh dari jalur independen pada rapat pleno KIP Aceh di Hotel Mekkah, Banda Aceh, Sabtu (22/10/2016). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua baru Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bener Meriah, Mukhtaruddin, dipercayakan oleh komisioner lain untuk membacakan hasil rekapitulasi syarat dukungan perbaikan untuk bakal calon (balon) gubernur dan wakil gubernur Aceh dari jalur independen dalam rapat pleno KIP Aceh di Hotel Mekkah, Banda Aceh, Sabtu (22/10/2016).

"Karena KIP Bener Meriah baru memiliki ketua baru, jadi izinkan ketua baru untuk membacakannya (hasil rekapitulasi syarat dukungan pasangan balon)," kata komisioner KIP Bener Meriah, Rosmanila yang didampingi Yusrijal Faini dan Anwar Hidayat.

"Ketua lama kemana?" tanya Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi. Ketua lama yang dimaksud Ridwan adalah Iwan Kurnia. Rosmanila terlihat tersenyum mendengar pertanyaan Ridwan Hadi.

"Kita sama-sama tahu Pak," jawabnya tanpa menjelaskan secara rinci.

Setelah mendapat persetujuan dari Ketua KIP Aceh, lalu Ketua baru KIP Bener Meriah, Mukhtaruddin, langsung membacakan hasil rekapitulasi syarat dukungan.

Jumlah dukungan perbaikan untuk pasangan dr Zaini Abdullah-Nasaruddin berjumlah 5.808 lembar. Untuk Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab berjumlah 5.673 lembar dan untuk Zakaria Saman-T Alaidinsyah berjumlah 93 lembar.

Hasil rekapitulasi tersebut kemudian disetujui oleh masing-masing tim penghubung dari pasangan balon dan komisioner Panwaslih Aceh.

Seperti dilansir Serambinews.com, sejak Jumat 9 September 2016, Polres Bener Meriah, menetapkan Ketua KIP, Iwan Kurnia sebagai tersangka lantaran menganiaya salah seorang anggotanya, Anwar Hidayat, Ketua Divisi Bidang SDM dan Humas pada Rabu (7/9/2016) sekira pukul 13.30 WIB.

Tersangka telah diperiksa polisi dan ditahan oleh Kejari setempat pada Senin, 17 Oktober 2016.

Paska insiden itu, korban pemukulan, Anwar Hidayat harus menjalani perawatan di RSU Datu Beru, lantaran menderita sejumlah luka. 

Insiden pemukulan yang dilakukan oleh Ketua KIP Bener Meriah, Iwan Kurnia  dipicu persoalan sepele.

Sebelum kejadian, Anwar Hidayat dipanggil ke ruangan Ketua KIP, untuk menjelaskan tentang proses perekrutan PPK dan PPS. 

“Padahal sudah saya jelaskan, data proses perekrutan PPK dan PPS, bisa dilihat di website, namun tiba-tiba, dia emosi dan langsung memukul saya,” kata Anwar Hidayat kepada Serambi, Kamis (8/9).

Menurut Anwar, aksi pemukulan tersebut, terjadi di ruang kerja Iwan Kurnia. Bahkan pada saat insiden terjadi, kondisi ruangan dalam keadaan terkunci sehingga sempat didobrak oleh sejumlah petugas kepolisian yang bertugas di kantor penyelenggara pemilihan itu.

“Saya sempat teriak-teriak dari dalam ruangan lantaran Iwan Kurnia terus memukuli saya. Meski sudah berupaya menghindar, tapi sebelah mata saya bengkak terkena pukulan,” sebut Anwar Hidayat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved