Demo Ahok

Warga Kedoya Utara Gelar Aksi Demo Tolak Kampanye Ahok

Para pengunjuk rasa dinilainya hanya ingin menyampaikan aspirasi mereka kepada Ahok.

Warga Kedoya Utara Gelar Aksi Demo Tolak Kampanye Ahok
CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor
Sejumlah massa yang mengaku warga Kelurahan Kedoya Utara menolak kedatangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Sejumlah orang yang mengaku sebagai warga Kelurahan Kedoya Utara melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Pria yang akrab disapa Ahok itu pun batal melakukan blusukannya ke kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, tidak hanya pemuda, namun tampak juga anak-anak kecil yang diajak untuk ikut dalam aksi penolakan itu. Bahkan, terdapat seorang bapak yang menggunakan seragam salah satu ojek online ikut dalam aksi tersebut.

Spanduk yang bertuliskan "Ahok minta maaf? Penghina Al-Quran tetap harus dihukum!" terpampang jelas dalam aksi penolakan itu.

Dengan serempak mereka berteriak dan meminta Ahok untuk pergi dari wilayah itu. "Usir, usir, usir Si Ahok. Usir Si Ahok sekarang juga," ucap mereka dengan berteriak.

Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Roycke Langie mengatakan, aksi protes itu masih dilakukan secara kondusif. Para pengunjuk rasa dinilainya hanya ingin menyampaikan aspirasi mereka kepada Ahok.

"Kondusif, itu sebagian kecil masyarakat yang mau menyampaikan aspirasi. Kalau masih dalam koridor hukum, kami tolerir tapi kalau tidak sesuai kami akan melakukan langkah-langkah hukum," ujarnya.

Pasukan polisi berseragam lengkap pun menjaga kawasan itu dengan ketat. Terdapat delapan Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang menjaga kawasan tersebut. Kepolisian yang berjaga berasal dari Polda Metro Jaya, Sabara, Brimob, Polres Jakarta Barat dan TNI Jakarta Barat.

Terdapat juga empat baracuda, dua water canon dan 10 tabung gas air mata.

Aksi penolakan bukan hanya sekali ini saja terjadi. Pertama kali penolakan terhadap Ahok terjadi di Rawabelong. Penolakan itu pun berbunyi sama, karena dugaan penistaan agama yang dituduhkan pada Ahok.

Kemarin (8/11), penolakan tidak hanya terhadap Ahok. Djarot Saiful Hidayat yang menjadi pasangannya dalam Pilkada DKI 2017 juga ditolak oleh sejumlah massa yang mengaku masyarakat di Kembangan Utara. (rel/obs/CNN)

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved