Cerpen
Pemburu Mephistopeles
Setelah gagal menjadi penulis, Jarimundir sering tidur di tikungan jalan. Menjelang tengah malam
Editor:
hasyim
cerpen
Di tengah pencarian Jarimundir yang sia-sia, ternyata Kamadi baru saja menerbitkan sebuah buku kumpulan puisi. Isinya adalah 26 stanza dan 49 soneta karangan muridnya yang depresi itu, namun diterbitkan atas namanya sendiri. Dia mengingkari keputusannya sendiri untuk tidak menerbitkan buku lagi. Tapi sialnya, kecurangan itu semakin memantapkan posisinya sebagai pengarang kesohor dan namanya pun kembali melejit bak pijaran api abadi.
*Nanda Winar Sagita S.Pd, kelahiran Takengon 24 Agustus 1994. Alumnus FKIP Sejarah Unsyiah. Sementara ini dipercaya sebagai asisten dosen MKU di Unsyiah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi_20170129_112647.jpg)