Debit Krueng Aceh Menyusut
Kemarau panjang yang melanda wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar dalam beberapa bulan terakhir
Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Zulfikar SH, turun ke Gampong Cot Cut untuk melihat langsung tanaman padi masyarakat yang dilanda kekeringan. Saluran irigasi yang airnya bersumber dari Waduk Keuliling juga kering kerontang.
Melihat kondisi itu, Zulfikar mengaku prihatin dan akan mengusulkan program pengairan yang bersumber dari Krueng Aceh. “Kita bisa tarik air dari Krueng Aceh untuk mengairi sawah-sawah di sini. Air yang ditarik adalah air yang di atas bendungan, yang belum tercampur dengan air laut. Saya akan perjuangkan ini,” ucapnya.
Namun, dia tambahkan, upaya menarik air dari Krueng Aceh itu merupakan solusi jangka panjang. Untuk solusi jangka pendek, ia meminta dinas teknis terkait dalam hal ini Dinas Pertanian Aceh Besar agar ikut memikirkannya.
Sementara itu, Kepala BPP Cot Cut, Fahrizal, menyebut, total luas areal sawah di daerahnya sekitar 85 hektare, terdiri dari 65 hektare sawah irigasi dan 20 hektare sawah tadah hujan. “Saluran irigasi sudah lama kering. Harus ada solusi dalam dua minggu ini,” harapnya.
Kasi Data dan Informasi (Datin) BMKG Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Zakaria SE, yang dihubungi Serambi, Minggu (23/7), menjelaskan, musim kemarau akan berlangsung hingga akhir Agustus 2017. Meski demikian selama musim panas ini, hujan tetap akan turun, hanya saja ungkap Zakaria, intensitasnya kecil dan tidak terjadi terus menerus. “Kalau dari tinjauan cuaca, musim kemarau akan berakhir hingga penghujung Agustus,” ungkapnya.
Ketika disinggung kondisi air di Mata Ie yang mengering, Zakaria menyatakan, itu fenomena lumrah di musim kemarau. “Mungkin dulu di sekitar sumber mata air banyak perpohonan. Sekarang kondisinya tandus akibat tingginya aktivitas penebangan liar. Itu menjadi salah satu penyebab.” (fit/yos/mir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kolam-mata-ie-yang-merupakan-objek-wisata_20170724_085123.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/antara-tanaman-padi-yang-terpaksa-dipotong_20170724_085202.jpg)