Dilarang Pinjam Ambulans, Jenazah Warga Terpaksa Ditandu Pakai Sarung

"Dia ditandu saja pulang karena pihak puskesmas tidak mengizinkan mobil ambulans di tempat itu digunakan,"

Dilarang Pinjam Ambulans, Jenazah Warga Terpaksa Ditandu Pakai Sarung
FACEBOOK.COM/RAUF MILA

Kepala Puskesmas Kajang, Sitti Hayanti Madjid membenarkan, namun enggan disalahkan.

Alasan pihaknya tidak mengizinkan mobil ambulansnya digunakan karena dirinya menjalankan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Menurut Siti Hayanti, ambulans hanya digunakan untuk pasien, sedangkan jenazah menggunakan mobil jenazah.

"Kami tidak bisa berbuat banyak karena memang aturannya demikian. Kami ini dibawah terapkan saja aturan. Di sisi lain warga kasian membawa sendiri anggota keluarganya pulang," kata Sitti Hayanti.

Bukan yang Pertama

Kasus warga yang mengembuskan nafas terakhir di puskesmas, lalu jenzahnya tak dapat diangkut menggunakan ambulans bukanlah kali pertama terjadi.

Di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, jenazah Denggang (80) diangkut menggunakan mobil pikap pengangkut ikan, Desember 2015, dari Puskesmas Cenrana ke rumahnya.

Pasalnya, mobil ambulans milik puskemas tak boleh digunakan mengangkut jenazah.

Sebelumnya, jenazah bocah Masra Nurhayati (7) terpaksa diangkut menggunakan sepeda motor dari Puskesmas Lappadata, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, ke rumahnya, September 2015.

Ada mobil ambulans yang terparkir di halaman puskesmas, namun tak boleh asal digunakan.

Orangtua almarhumah harus membayar biaya Rp 800 ribu, walaupun dari keluarga miskin.

Pada akhirnya, jenazah pun terpaksa diangkut menggunakan sepeda motor atau tak selayaknya.(*)

Berita ini sudah tayang di Tribun Timur dengan judul: Duh Miris! Dilarang Pinjam Ambulans, Jenazah Warga Terpaksa Ditandu Pakai Sarung

Editor: faisal
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved