Minggu, 3 Mei 2026

Masih Ingat Satu Keluarga Pertahankan Rumahnya di Tengah Jalan Raya, Begini Akhirnya 

Rumah itu tetap berdiri di tengah kepadatan arus lalu lintas, sehingga menyebabkan jalan yang semestinya empat jalur, terbagi menjadi dua

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Rumah Zhang Xinguo yang berada di tengah jalan.(www.cgtn.com) 

SERAMBINEWS.COM - Setelah 14 tahun tinggal di 'tengah jalan', Zhang Xinguo akhirnya sepakat dengan pemerintah Shanghai, China, untuk pindah dari rumahnya.

Pada 2003, keluarga Zhang menerima surat pemberitahuan dari pemerintah daerah setempat, yang meminta kepadanya untuk pindah.

Pasalnya, pemerintah berencana membangun proyek jalan di sekitar distrik itu.

Pada saat itu, keluarga Zhang yang telah menempati rumah tersebut selama 40 tahun, tinggal dengan tujuh keluarga yang tinggal di dalam rumah berlantai tiga itu.

Baca: VIDEO: Asap Misterius Keluar dari Rumah, ternyata Ini Sumbernya

Kepadatan arus lalu lintas di sekitar rumah Zhang Xinguo.(www.cgtn.com)
Kepadatan arus lalu lintas di sekitar rumah Zhang Xinguo.(www.cgtn.com) ()

"Saat itu, dengan sebuah keluarga besar, kami meminta enam apartemen sebagai imbalan. Namun, pemerintah hanya dapat menjanjikan empat," kata Zhang kepada Xinhua News Agency seperti dikutip dari China Global Television Network (CGTN).

Kesepakatan pun gagal dicapai.

Zhang dan keluarganya akhirnya memutuskan untuk tetap tinggal di sana.

Kendati demikian, proyek yang telah ditetapkan, tidak bisa berhenti.

Pemerintah akhirnya melanjutkan pembangunan meski mendapat perlawanan dari keluarga Zhang.

Pada tahun 2011, rumah Zhang menjadi satu-satunya bangunan yang tersisa di distrik tersebut.

Baca: Api Dimana-mana, Pesawat di Jalan Raya, Anak-Anak Bawa Senjata, Lihat Foto-Fotonya

Rumah itu tetap berdiri di tengah kepadatan arus lalu lintas, sehingga menyebabkan jalan yang semestinya empat jalur, terbagi menjadi dua.

Kendati kesepakatan gagal, pemerintah daerah setempat tetap menjamin hak keluarga Zhang, baik itu keamanan, listrik maupun air.

Namun dampaknya, Zhang dan keluarganya harus merasakan kebisingan arus lalu lintas yang luar biasa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved