Kamis, 30 April 2026

Ini 7 Bencana Alam Terparah Menerjang Indonesia Selama Tahun 2017

Menurut dia, sebanyak 95 persen kejadian bencana di Indonesia adalah bencana hidrometeorologi.

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Warga menyaksikan rumah yang ambruk akibat gempa bumi di Desa Sumelap, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2017). Gempa berkekuatan 6,9 skala richter dan berpotensi tsunami dilaporkan terjadi pada Jumat (15/12/2017) pukul 23:47:58 WIB di wilayah Tasikmalaya. (ANTARA FOTO / ADENG BUSTOMI) 

Dari kejadian ini, pemerintah Provinsi Jawa Timur menetapkan kawasan longsor di Desa Banaran, Pulung, Ponorogo sebagai zona merah. Artinya, kawasan ini dianggap berbahaya dan dilarang ada aktivitas.

3. Kawah Sileri Dieng meletus dan daerah tersebut sempat ditutup sementara

Kawah Sileri Dieng, Jawa Tengah, meletus Minggu (2/7/2017).(Akun twitter @sarwapramana)
Kawah Sileri Dieng, Jawa Tengah, meletus Minggu (2/7/2017).(Akun twitter @sarwapramana) ()

Kejadian ini terjadi pada Minggu, 2 Juli 2017. Akibat letusan kawah yang terletak di kawasan pegunungan Dieng itu, ada belasan wisatawan luka-luka.

Sutopo menuturkan, letusan tersebut disertai lahar dingin, lumpur dan asap mencapai 50 meter. Letusan mengenai sejumlah wisatawan yang berada di sekitar Kawah Sileri.

"Berdasarkan laporan sementara dari BPBD Banjarnegara, saat terjadi letusan terdapat 17 orang pengunjung atau wisatawan," kata Sutopo saat itu.

4. Penghujung tahun diwarnai gempa bumi

Peta gempa Tasikmalaya dan pengaruhnya di wilayah sekitar, Jumat (15/12/017) tengah malam.(USGS.GOV)
Peta gempa Tasikmalaya dan pengaruhnya di wilayah sekitar, Jumat (15/12/017) tengah malam.(USGS.GOV) ()

Beberapa kejadian gempa bumi lebih banyak terjadi pada semester kedua 2017. Selain beberapa wilayah Indonesia Timur, yang terakhir juga terjadi gempa dahsyat yang mengguncang selatan pulau Jawa.

Gempa bumi terjadi di Ambon pada 31 Oktober 2017. Dalam waktu 14 jam sudah ada 88 kali gempa. Kerusakan yang dialami saat kejadian ini adalah 40 rumah, 4 sekolah, dan 2 gedung kampus rusak.

Gempa bumi juga mengguncang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Rabu 6 Desember 2017. Gempa berkekuatan 5,1 skala rhicter (SR) itu merusak 233 rumah di sana.

Terbaru, terjadi gempa Tasikmalaya pada Jumat (15/12/2017) tengah malam.

Gempa ini dua kali mengguncang selatan Jawa. Gempa pertama pukul 23.04 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,5 dan gempa kedua pada 23.47 dengan magnituo 6,9.

Seperti diberitakan Kompas.com Sabtu (16/12/2017), ada dua orang yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Selain korban jiwa, ada tujuh warga terluka dan ratusan rumah rusak.

Sutopo menyebutkan, jumlah rumah rusak dan roboh sebanyak 43 unit, rusak sedang 65 unit dan rusak ringan 10 unit.

Daerah yang terdampak gempa terdapat di Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Garut, Cilacap, Kebumen, Kota Pekalongan, Banyumas, Brebes dan Banjarnegara.

5. Gunung Sinabung meletus dua kali

Luncuran awan panas dari sisi tenggara Gunung Sinabung terlihat dari Desa Tiga Pancur, Karo, Jumat (19/6/2015). Aktivitas erupsi Gunung Sinabung masih sangat tinggi, dengan masih terjadinya luncuran awan panas dan lava pijar. Saat ini pengungsi 10.377 jiwa (2.762 KK) yang tersebar di 10 pos pengungsian di Kabupaten Karo.
Luncuran awan panas dari sisi tenggara Gunung Sinabung terlihat dari Desa Tiga Pancur, Karo, Jumat (19/6/2015). Aktivitas erupsi Gunung Sinabung masih sangat tinggi, dengan masih terjadinya luncuran awan panas dan lava pijar. Saat ini pengungsi 10.377 jiwa (2.762 KK) yang tersebar di 10 pos pengungsian di Kabupaten Karo. (RIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI)
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved