Sejumlah Bangunan Rusak di Geumpang, Ternyata Gempa Tektonik, Begini Penjelasan BMKG

Gempa membuat warga, terpaksa keluar dari rumah dan gedung berlantai untuk menghindar dari ancaman gempa susulan

Sejumlah Bangunan Rusak di Geumpang, Ternyata Gempa Tektonik, Begini Penjelasan BMKG
KOLASE SERAMBINEWS.COM/IST
Kerusakan akibat gempa Kamis (8/2/2018) sore, di Geumpang, Kabupaten Pidie. 

Dampak gempa bumi yang didasarkan pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa wilayah yang berpotensi terjadi guncangan antara lain di Kabupaten Pidie, Aceh Barat, dan Calang pada skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI).

Berdasarkan informasi dari masyarakat, gempa tersebut dirasakan di Aceh Besar pada skala II SIG-BMKG (III-IV MMI), Banda Aceh dan Aceh Jaya pada skala II SIG-BMKG (III MMI).

Baca: BMKG: Gempa Aceh 5,3 SR tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi ini jika dilihat dari lokasi serta kedalamannya yang dangkal, merupakan jenis gempa bumi tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake).

Ini akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) pada segmen Aceh dengan mekanisme sesar mendatar (strike-slip fault).

Hingga pukul 17.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Baca: Gempa Aceh 5,3 SR yang Ke-23 di Indonesia Tahun 2018, Adakah Hubungan dengan Penelitian Ini?

Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Pidie dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Tentang gempa tektonik

Seperti dikutip dari Wikipedia, gempa bumi tektonik adalah jenis gempa bumi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng plat tektonik.

Halaman
1234
Penulis: Asnawi Ismail
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved