Prokontra Pergub Cambuk

Tak Setuju Cambuk di LP, Wabup Aceh Besar: Meunyoe Perlei Bek Ditepeu, Cambuk Lam Kama Mantong

Sejumlah pihak menolak rencana pemindahan uqubat cambuk ke dalam lembaga pemasyarakatan (LP) sebagaimana termaktub dalam Pergub Aceh tersebut.

Tak Setuju Cambuk di LP, Wabup Aceh Besar: Meunyoe Perlei Bek Ditepeu, Cambuk Lam Kama Mantong
Tribratanews
Wabup Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab memimpin upacara mengenakan sarung warna putih.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Peraturan Gubernur Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat yang baru saja dikeluarkan, telah menuai beragam reaksi dari kalangan masyarakat Aceh.

Sejumlah pihak menolak rencana pemindahan uqubat cambuk ke dalam lembaga pemasyarakatan (LP) sebagaimana termaktub dalam Pergub Aceh tersebut.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, berdalih, pemindahan pelaksanaan cambuk di dalam LP bertujuan agar uqubat bagi pelanggar syariat tidak lagi menjadi tontonan anak-anak dan direkam melalui telepon genggam atau kamera.

Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab atau yang akrab disapa Waled Husaini, ternyata tak sepakat dengan Pergub pemindahan pelaksanaan hukuman cambuk ke dalam LP.

Baca: Tgk Faisal Ali: Pemindahan Hukuman Cambuk ke LP tak Dimusyawarahkan dengan MPU

"Aceh Besar akan duek rapat. Meunyoe loen selaku Wakil Bupati Aceh Besar tetap tulak, loen pelaksanaan cambuk tetap di lua, meuhan bek peuget phon kon," katanya saat diwawancarai Serambinews.com, Jumat (13/4/2018).

Waled Husaini mengatakan, jika memang alasan pelaksanaan hukuman cambuk di tempat terbuka dan dihadiri banyak orang--seperti selama ini--ditakutkan berefek untuk Aceh dalam framing dunia luar, lebih baik hukuman cambuk dibuat tertutup saja.

"Meunyoe perlei bek ditepeu, cambuk lam kama mantong, kadang teumakot entek han dijak awak nyan keunoe, meunyoe gara-gara awak nyan tajak beh Allah nyan loen hana pakat," kata Waled Husaini.

Dia menegaskan, hukum Islam jangan sampai diintervensi dari orang lain, pelaksanaan uqubat cambuk di Aceh menurutnya jangan dikait-kaitkan dengan hal-hal lain.

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved