Prokontra Pergub Cambuk

Terkait Prokontra Pergub "Cambuk di LP", Ini Tanggapan Partai Nanggroe Aceh Pidie

PNA Pidie mengharapkan MPU Aceh melakukan musyawarah secara arif dan bijaksana menyikapi pro-kontra ini agar polemiknya tidak semakin luas.

Terkait Prokontra Pergub
PNA 

Pihaknya khawatir karena ini isu sensitif maka berpeluang terjadi pepecahan umat jika dilakukan melalui demontrasi.

‪"Kalau isi Pergub ini merupakan persoalan khilafiah, kita berharap agar ini tidak di tarik ke ranah sesat atau tidak, apalagi ke tuduhan penistaan agama dan syariat Islam," katanya.

PNA Pidie mengharapkan agar MPU Aceh melakukan musyawarah secara arif dan bijaksana menyikapi pro-kontra ini agar polemiknya tidak semakin luas.

PNA pidie tidak pada sikap mendukung dan menolak Pergub ini. Tapi menyerahkan pada keputusan lembaga resmi ulama Aceh (MPU Aceh) yang cukup repretentatif karena diisi manyoritas ulama dayah di Aceh.‬

(Baca: Soal Pergub Cambuk Tertutup, Haji Uma: Harus Libatkan Ulama Secara Penuh)

(Baca: Rifdah Sosok Hafizah yang Diberangkatkan Haji dan Diangkat Anak Oleh Ulama Terkemuka di Mekkah)

(Baca: Ulama Gelar Muzakarah di Aceh Timur, Ini Empat Persoalan Dalam Kehidupan Manusia yang Dibahas)

‪"Kita yakin Gubernur akan menerima usulan MPU. Dan ini terbukti ketika Gubernur menerima draf usulan RPJM Aceh bidang agama dari ulama Aceh akhir tahun lalu," katanya.

DPW PNA Pidie juga mengapresiasi Dinas Syariat Islam Aceh sebagai pembuat draf Pergub tersebut sejak enam bulan yang lalu. Namun mereka menyesalkan sikap Dinas Syariat Islam Aceh yang tidak bisa menghadirkan ulama dayah dalam pembahasan Pergub tersebut.

"Semoga jadi pelajaran bagi Dinas Syariat Islam Aceh ke depan agar melibatkan ulama dayah pada penyusunan perundangan berkenaan agama," demikian pernyataan tertulis DPW PNA Pidie yang diterima Serambinews.com, Jumat (20/4/2018).(*)

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved