Breaking News:

Sumur Minyak Meledak

VIDEO - Hadang Dirjen Kemensos, Warga Umbar Fakta Setoran

Kehadiran dua pejabat Kemensos RI di Ranto Peureulak, Aceh Timur disambut aksi massa yang menuntut tetap diizinkan aktivitas pengeboran minyak.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Amirullah
SERAMBI/SENI HENDRI
Massa menahan iringan mobil Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat, Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib, dan rombongan, usai meninjau sumur minyak, dan menyerahkan bantuan terhadap ahli waris korban meninggal dunia, di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat (4/5). Dalam unjuk rasa itu massa meminta pemerintah mengizinkan masyarakat melakukan aktifitas pengeboran, serta meminta Polres Aceh Timur, membebaskan tersangka yang ditahan. SERAMBI/SENI HENDRI 

SERAMBINEWS.COM, IDI – Kehadiran dua pejabat Kemensos RI di Ranto Peureulak, Aceh Timur disambut aksi massa yang menuntut tetap diizinkan aktivitas pengeboran minyak secara tradisional di wilayah tersebut.

Bahkan, iring-iringan mobil rombongan pejabat pusat dan daerah sempat tertahan sekitar satu jam akibat dihadang massa.

Pejabat Kemensos dimaksud adalah, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Harry Hikmat dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana, Nurul.

Baca: Pusat Bolehkan Rakyat Kelola Sumur Minyak Tua

Baca: Baca Bismillah, Bupati Aceh Besar Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai

Baca: Hutan Lindung Semakin Rusak

Massa menyampaikan aspirasi dengan cara berorasin menulis tulisan di spanduk dan karton. Intinya, mereka menuntut tetap diizinkan melakukan pengeboran minyak secara tradisional.

Namun, dengan pengawalan ketat TNI/Polri, rombongan pejabat Pusat dan Daerah bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Idi menggunakan mobil barracuda.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved