JAD Dituding Biang Serangan Teror di Surabaya, Siapa Sebenarnya Kelompok Ini?
Ia dikabarkan mengerahkan anggota keluarganya dan tewas saat meledakkan diri di Gereja Pantekosta Pusat, Surabaya.
JAT yang dibentuk tahun 2008 oleh Abu Bakar Ba'asyir diyakini beranggotakan hingga 2.000 orang.
Baca: Ajak 4 Anaknya Lakukan Bom Bunuh Diri di Surabaya, Terungkap Perilaku Aneh Keluarga Dita dan Puji
Baca: Detik-detik Serangan Bom di Mapolrestabes Surabaya, Seorang Pelaku Wanita, Terjadi Baku Tembak
Namun menyusul penangkapan terhadap Ba'asyir, polisi mengklaim aktivitas JAT banyak berkurang.
Kali ini JAD diyakini menyiapkan rencana besar untuk menggandakan operasinya di Indonesia.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengklaim JAD telah mendapat perintah dari Afghanistan terkait pemindahan operasi dari Filipina.
"Kalian harus tahu di dalam perintah dari Kabul, mereka akan memindahkan Marawi ke sini," ujarnya seperti dilansir Kompas.
Baca: Target Pemboman Ini Gagal, Rencana Dibawa ke Surabaya, Tapi Keburu Meledak di Sidoarjo
Baca: Korban Ledakan Bom di Rusun Sidoarjo 6 Orang, Saat Petugas Tiba Ada yang Masih Pegang Ransel Bom
Sumber: Deutsche Welle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/salah-satu-gereja-yang-menjadi-sasaran-bom-di-surabaya-jawa-timur_20180513_094708.jpg)