Sabtu, 11 April 2026

Riski dan Riska, Kembar dari Lembah Seulawah yang Kini Hafal Alquran 30 Juz

Riski dan Riska kini telah menjadi hafiz 30 juz berkat doa, ketekunan, dan tentunya beasiswa penuh tahfiz dari Baitul Mal Aceh (BMA).

Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Safriadi Syahbuddin
IST
Riski Maulana dan Riska Maulina, kembar tak identik asal Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, berhasil menghafal Alquran 30 juz pada usia 17 tahun. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kemiskinan takkan membuat seseorang gagal meraih kesuksesannya di dunia maupun akhirat.

Tapi keputusasaan lah yang membuat segalanya berakhir dengan penyesalan.

Mungkin itu ungkapan yang cocok untuk menggambarkan kisah Riski Maulana dan Riska Maulina, kembar tidak identik asal Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, yang berhasil menghafal Alquran di usia mereka yang masih belia, 17 tahun.

Meskipun hidup miskin bersama ibu dan tiga adik di rumah reyot yang dindingnya mulai dimakan rayap, hafiz kembar ini tidak berputus asa.

Riski dan Riska justru membuktikan bahwa keterbatasan finansial tak menjadi masalah berarti untuk menggapai sukses.

Riski dan Riska kini telah menjadi hafiz 30 juz berkat doa, ketekunan, dan tentunya beasiswa penuh tahfiz dari Baitul Mal Aceh (BMA).

Keduanya telah diwisuda SMA Al-Athiyah di Gedung UCC Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Aceh, 13 Mei 2018.

(Baca: Piala Terakhir untuk Hafizah Cilik yang Meninggal karena DBD)

(Baca: Rifdah Sosok Hafizah yang Diberangkatkan Haji dan Diangkat Anak Oleh Ulama Terkemuka di Mekkah)

(Baca: Beredar Video Prajurit TNI Lantunkan Surat Al-Waqiah, Hafiz Bersuara Merdu Ini Berasal dari Aceh)

Keduanya merupakan anak yang patuh terhadap nasihat orang tuanya.

Mereka menyadari kekurangan orang tuanya, sehingga tak mengharap banyak seperti anak-anak pada umumnya.

“Bahkan kami puasa Senin dan Kamis sebagai bentuk penghematan dari beasiswa yang kami terima, sehingga kebutuhan kami di dayah terpenuhi,” ungkap Riski yang dipercaya menjadi imam shalat tarawih di meunasah gampongnya meski masih berusia muda.

Tak pernah terbayangkan oleh ibunya, Jamaliah (49), jika putra-putri menjadi hafiz Quran 30 juz.

Jangankan untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah tahfiz, untuk makan sehari-hari saja susah.

Jamaliah sudah lama berpisah dengan suaminya, Muhammad Sufi, yang tidak tinggal serumah lagi dengannya.

Sehingga dia harus menjadi pencari nafkah bagi keluarga dengan menggarap sawah milik orang, di samping merawat dengan kasih sayang kelima anaknya.

(Baca: Oknum Polisi Rusak Alquran di Masjid Terekam CCTV, Begini Penjelasan Kapolrestabes Medan)

(Baca: Oknum Polisi yang Rusak Alquran Mengaku Dapat Bisikan saat Menunggu Istri Melahirkan)

(Baca: Detik-detik Saddam Hussein Digantung, Pegang Alquran dan Ucapan Syahadat yang Terputus)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved