Breaking News:

OTT KPK di Aceh

Bupati Bener Meriah Membantah Telah Memberikan Uang Kepada Gubernur Aceh

Namun ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyerahkan uang yang dimaksud kepada Irwandi dan Irwandi tidak pernah meminta uang kepadanya.

Editor: Amirullah
(Kompas.com/Reza Jurnaliston)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Bener Meriah Ahmadi Usai diperiksa oleh KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/7/2018).(Reza Jurnaliston) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Setelah 17 jam pemeriksaan, Bupati Bener Meriah Ahmadi keluar dari Gedung Penunjang Komisis Pemberantasan Korupsi (KPK) Merah Putih dengan membawa sebuah tas hitam yang bertumpukan dengan sebuah amplop cokelat.

Mengenakan rompi oranye bertuliskan tahanan KPK, Ahmadi yang berstatus sebagai tersangka pemberi dalam kasus tersebut membenarkan bahwa ada pertemuan antara dirinya dengan ajudan Gubernur Aceh, Hendri Yuzal di Aceh.

"Sambil ngopi. Wajar kan Bupati bertemu dengan ajudan Gubernur," kata Ahmadi sambil tersenyum.

Namun ia menyangkal telah menyerahkan uang sejumlah Rp 500 juta kepada Irwandi lewat Hendri.

Ia juga mengatakan bahwa yang menyerahkan uang tersebut kepada Irwandi adalah ajudannya dan seorang pengusaha dari Kabupaten Bener Meriah.

Baca: Jika Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Ajudan Gubernur Aceh Minta Perlindungan Keselamatan

Baca: KPK Berhasil Menguak Kode 1 Meter dalam Kasus OTT Gubernur Aceh

Ia pun mengaku tidak tahu dari mana asal uang tersebut.

"Bukan saya yang menyerahkan. Itu tidak benar. Yang menyerahkan itu kalau tidak salah ajudan saya sama pengusaha dari kabupaten saya," kata Ahmadi.

Menurut Ahmadi, pengusaha tersebut mengatakan kepadanya ingin meminta pekerjaan dan harus membayar kewajiban. Ahmadi pun mempersilakannya.

"Mereka mau meminta pekerjaan. Habis itu mereka katanya harus membayar kewajiban. Urus saja saya bilang. Kalau selagi kamu mau," kata Ahmadi.

Namun ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyerahkan uang yang dimaksud kepada Irwandi dan Irwandi tidak pernah meminta uang kepadanya.

Baca: WhatsApp Siap Gelontorkan Dana Rp 700 Juta bagi Peneliti Hoaks

Baca: Shoko Asahara, Pemimpin Sekte Pelaku Aksi Teror di Tokyo 1995 Dieksekusi Mati

"Saya tidak pernah menyerahkan uang. Dan Pak Gubernur tidak pernah meminta uang kepada saya," tegas Ahmadi.

Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK selama 10 jam, Irwandi yang mengenakan rompi oranye bertuliskan tahanan KPK juga membantah menerima uang suap terkait ijin proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Otsus Provinsi Aceh tahun 2018.

"Saya enggak melanggar apapun, enggak mengatur fee, enggak ngatur proyek, enggak terima fee, enggak ada janji memberikan sesuatu," ujar Irwandi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018) dini hari.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bupati Bener Meriah: Pak Gubernur tidak Pernah Meminta Uang kepada Saya

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved