OTT KPK di Aceh

PNA belum Bahas Calon Wagub Setelah Irwandi Jadi Tersangka Suap

“Sampai hari ini, PNA menegaskan bahwa tidak ada diskusi mengenai pengajuan wakil gubernur.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Sekjen DPP PNA, Miswar Fuady memberikan keterangan pers terkait penetapan Gubernur Aceh yang juga Ketua Umum PNA, Irwandi Yusuf sebagai tersangka oleh KPK di kantor partai tersebut di Banda Aceh, Kamis (5/7/2018). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat penunjukkan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh.

Penunjukan dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka dan menahan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf atas kasus suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otsus Aceh Tahun Anggaran 2018.

Jabatan Plt tersebut melekat sampai adanya keputusan hukum tetap terhadap kasus yang menjerat sang gubernur.

Jika nantinya Irwandi terbukti bersalah, otomatis jaban Gubernur Aceh diambil alih oleh Wagub, Nova.

Baca: Terjerat OTT, Sekjen PNA: Irwandi Masih Ketua Umum

Sementara posisi Wagub sendiri akan menjadi kosong. Untuk menunjuk pengganti Nova Iriansyah, maka partai politik (parpol) pengusung pasangan Irwandi-Nova pada Pilkada 2017, harus mengocok ulang calon yang akan diajukan.

Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PNA, Miswar Fuady menyatakan PNA terpikir untuk membahas pengganti Nova sebelum kasus Irwandi Yusuf berkekuatan hukum tetap.

“Sampai hari ini, PNA menegaskan bahwa tidak ada diskusi mengenai pengajuan wakil gubernur. Bagi kami Bapak Irwandi Yusuf merupakan orang yang belum terbukti bersalah dalam kasus yang disangkakan kepada beliau,” tegasnya.

Baca: PNA tidak Kiamat karena Ketua Umum Terjerat OTT

Miswar juga menyampaikan, sejuah ini pihaknya tidak berkomunikasi dengan partai pengusung lain menyangkut masalah pengajuan calon wagub Aceh pengganti Nova.

“Karena bagi kami belum ada sesuatu yang perlu dikomunikasikan. Tidak ada pembicaraan seperti pergantian wagub misalnya dan lainnya,” ungkap putra asli Aceh Barat Daya (Abdya) ini. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved