Biografi Malala Yousafzai, Pernah Ditembak Taliban dan Dapat Nobel Perdamaian
Dia menjadi sorotan global ketika lolos dari percobaan pembunuhan oleh Taliban pada usia 15 tahun.
Pada 29 Maret 2018, Malala kembali ke Pakistan untuk pertama kalinya sejak serangan brutal pada 2012.
Dia bertemu dengan Perdana Menteri Shahid Khawan Abbasi dan menyampaikan pidato yang emosional.
Selama kunjungan empat hari itu, dia mengungkapkan kerinduan terhadap tanah airnya.
"Dalam lima tahun terakhir, saya selalu bermimpi kembali ke negara saya. Saya tidak ingin pergi," ucapnya.
Agen perubahan
Malala selalu mendorong perempuan untuk menjadi agen perubahan untuk komunitas mereka.
Kini, dia sedang menempuh pendidikan di Universitas Oxford di Inggris.
Dia mengaku ingin menetap di Pakistan usai merampungkan kuliahnya.(*)
Baca: Rizki Ahmad Tewas Dipatuk Ular King Kobra, Jenazahnya Belum Dimakamkan dan Kian Memprihatinkan
Baca: Arus Pemandian SKCP Tenang, Polisi Duga Peserta Porseni Kurang Mahir Berenang
Baca: Kerap Tampak Ramah, Teman Sekelas Meghan Bongkar Perlakuannya 20 Tahun Lalu, Surat Jadi Bukti
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biografi Tokoh Dunia: Malala Yousafzai, Melantang bagi Pendidikan Anak"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penerima-nobel-perdamaian-malala-yousafzai_20180329_222215.jpg)