Breaking News:

Gara-gara Mendag Sebut Harga Telur Naik Karena Piala Dunia 2018, Indonesia Jadi Sorotan Media Asing

Fahri pun juga mentautkan berita dari Bloomberg itu dengan menuliskan caption yang diakhiri dengan emoji tertawa.

PEMBELI sedang memilih telur di Toko Istana Telur, Peunayong, Banda Aceh, Selasa (17/7). 

SERAMBINEWS.COM - Piala Dunia 2018 telah selesai dimana Perancis tampil sebagai juara setelah mengalahkan Kroasia.

Tapi di Indonesia justru sempat heboh setelah kenaikan harga telur dikatkan dengan Piala Dunia 2018 yang digelar nan jauh di Rusia. 

Harga telur di Indonesia memang mencapai level tertinggi di bulan Juli 2018.

Dikutip dari Tribunnews, Pemerintah yang diwakili oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi harga kenaikan telur ini.

Termasuk, sejumlah momen yang bebarengan, seperti hari raya, libur panjang, dan sepakbola disebut mempengaruhi tingginya harga telur menyentuh Rp 29 ribu per kilo di Jakarta.

Seperti yang diketahui, pada bulan Juni hingga Juli memang digelar pesta besar sepak bola di dunia, Piala Dunia 2018.

Baca: Harga Telur Capai Rp 47 Ribu/Papan

"Baik dari sisi liburan, sampai sepak bola. Karena yang tengah malam itu nasi goreng pakai telur kemudian internet, indomie telur, dan kornet itu juga pakai telur," ujarnya seperti dikutip TribunWow.com dari TvOne, pada Rabu (17/7/2018).

Pernyataan tersebut mendapat sorotan dari media asing, Bloomberg, pada Jumat (20/7/2018).

Dikutip dari Bloomberg, cukup kaget mengetahui piala dunia disebut telah meningkatkan konsumi telur.

Ini dikarenakan para penggemar sepakbola yang menonton piala dunia gemar mengkonsumsi mie instan dengan telur.

"Bagaimana Piala Dunia membuat harga telur lebih mahal di Indonesia," tulis Bloomberg di lamannya.

Baca: Setelah Lebaran, Harga Telur Ayam Melambung di Abdya

Artikel dari Bloomberg (Capture Bloomberg)
Artikel dari Bloomberg (Capture Bloomberg) ()

Berita tersebut pun juga mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Fahri pun juga mentautkan berita dari Bloomberg itu dengan menuliskan caption yang diakhiri dengan emoji tertawa.

"Bloomberg pun menulis...
Katanya :
pula Dunia ——> nonton malam ——> ngemil Mie gelas/ Mie Telor —-> terbuat dari telur —-> harga naik," tulis Fahri Hamzah.

Baca: Piala Dunia 2018 - Timnas Perancis Dapat Hadiah Rp 513 Miliar, Kroasia Berhak Rp 378 Miliar

Sementara itu, dikutip TribunWow.com dari Kontan.co.id, melihat perkembangan harga telur ayam ras yang masih tinggi, Kementerian Pertanian (Kemtan) melakukan operasi pasar dengan melepas 100 ton telur ayam di Jabodetabek.

Operasi pasar ini dilakukan di 50 titik, meliputi Toko Tani Indonesia (TTI) Center, 43 pasar dan 6 perumahan atau kelurahan yang tersebar di Jabodetabek.

Telur ini dijual dengan harga Rp 19.500 per kg.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, dengan adanya operasi pasar ini diharapkan harga di tingkat konsumen dapat berangsur stabil.

“Kalau boleh harganya Rp 22.000 - 23.000 per kg. Jangan lewat dari Rp 25.000 - Rp 26.000 per kg. Tetapi kalau sudah turun, operasi pasar ini dihentikan, supaya tidak merugikan petani,” ujar Amran, Kamis (19/7).

Amran mengatakan, operasi pasar ini tak hanya dilakukan di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan ini pun akan dilakukan di wilayah lain.

Baca: Piala Dunia 2018 - Luka Modric Dapat Bola Emas, Thibaut Courtois Jadi Kiper Terbaik

Dia bilang, pihaknya sudah memberikan surat edaran kepada dinas pangan di provinsi untuk turut menurunkan harga.

Sementara itu, saat ini, harga telur di tingkat konsumen memang sempat melebihi Rp 28.000 per kg.

Sementara, harga acuan di tingkat konsumen yang diatur dalam Permendag No. 58 tahun 2018 sebesar Rp 22.000 per kg.

Amran pun mengatakan, terjadi disparitas harga sebesar 40% - 60% di rantai pasok. Amran mengatakan, ke depannya rantai pasok ini akan terus diperbaiki.

Namun, dia pun meminta supaya para pedagang tidak mengambil untung yang besar. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Baca: Mbappe Sejajar Pele, Setelah Bobol Gawang Kroasia di Final Piala Dunia 2018

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul: Mendag Sebut Harga Telur Naik karena Piala Dunia 2018, Indonesia jadi Sorotan Media Asing

Editor: Muhammad Hadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved