Berita Internasional
Israel Incar Prasasti Siloam, Turki Tegas Menolak, Erdogan Lugas Bilang Begini
Artefak batu kapur berbahasa Ibrani itu menggambarkan proses pembangunan terowongan dan diyakini berasal dari sekitar 2.700 tahun yang lalu.
Artefak batu kapur berbahasa Ibrani itu menggambarkan proses pembangunan terowongan dan diyakini berasal dari sekitar 2.700 tahun yang lalu.
SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL – Ketegangan diplomatik antara Turkiye dan Israel kembali memanas.
Kali ini dipicu oleh klaim atas artefak kuno bernama Prasasti Siloam.
Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menyerahkan prasasti bersejarah tersebut kepada Israel, meskipun ada desakan dari Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu.
Prasasti Siloam, yang juga dikenal sebagai Prasasti Silwan atau Prasasti Shiloah, ditemukan pada tahun 1880 di dalam Terowongan Siloam, sebuah saluran air kuno yang terletak di bawah Kota Tua Yerusalem.
Artefak batu kapur berbahasa Ibrani itu menggambarkan proses pembangunan terowongan dan diyakini berasal dari sekitar 2.700 tahun yang lalu.
Saat ditemukan, wilayah Yerusalem masih berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman.
Baca juga: Aceh dan Turkiye Perkuat Hubungan Historis, Sepakati Sejumlah Program Kerja Sama
Sehingga artefak tersebut kemudian dibawa ke Konstantinopel (kini Istanbul), tempat ia disimpan hingga hari ini di Museum Arkeologi Istanbul.
Penegasan Erdogan
Dalam pidatonya pada Jumat (19/9/2025), Presiden Erdogan menyampaikan penolakan keras terhadap permintaan Israel.
“Yerusalem adalah kehormatan, martabat, dan kemuliaan seluruh umat manusia dan umat Islam,” kata Presiden Turkiye.
“Tapi dia dengan tanpa malu terus mengejar prasasti itu. Kami tidak akan memberimu prasasti itu, bahkan tidak sebutir kerikil pun dari Yerusalem,” tegas Erdogan seperti dikutip dari AFP.
Pernyataan tersebut merupakan tanggapan atas klaim Netanyahu yang kembali mencuatkan isu ini.
Baca juga: Erdogan Dukung Hak Iran Membela Diri dari Serangan Teroris Israel
Netanyahu mengungkap, bahwa sejak tahun 1998, ia telah berupaya membawa pulang Prasasti Siloam ke Israel.
Ia bahkan menawarkan pertukaran dengan ribuan artefak Ottoman yang tersimpan di Museum Israel.
Prasasti Siloam
Turki
Turkiye
Israel
Recep Tayyib Erdogan
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Meaningful
| Israel Disebut Bangun Pangkalan Rahasia di Irak untuk Persiapan Perang Iran, Benarkah? |
|
|---|
| Uptade Hari ke-80 Perang Iran: Trump Keluarkan Ancaman Keras, Israel Disebut Siap Menyerang |
|
|---|
| Trump dan Xi Jinping Capai Deal Fantastis! China Borong Produk Pertanian AS Rp277 Triliun per Tahun |
|
|---|
| Usai Trump Pulang, Putin Langsung Terbang ke China, Ada Apa? |
|
|---|
| Update Hari ke-78 Perang Iran: Trump Mulai Lunak, Iran Buka Peluang Negosiasi Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Israel-incar-Prasasti-Siloam.jpg)