Selasa, 19 Mei 2026

Berita Internasional

Israel Incar Prasasti Siloam, Turki Tegas Menolak, Erdogan Lugas Bilang Begini

Artefak batu kapur berbahasa Ibrani itu menggambarkan proses pembangunan terowongan dan diyakini berasal dari sekitar 2.700 tahun yang lalu.

Tayang:
Editor: Saifullah
Meiras via Wikimedia Commons
PRASASTI SILOAM - Penampakan Prasasti Siloam yang juga dikenal sebagai Prasasti Silwan atau Prasasti Shiloah. Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan menegaskan tak akan menyerahkan Prasasti Siloam ke Israel. Di lain pihak, PM Israel, Netanyahu sebut artefak itu bukti sejarah Yahudi di Yerusalem. 

Artefak batu kapur berbahasa Ibrani itu menggambarkan proses pembangunan terowongan dan diyakini berasal dari sekitar 2.700 tahun yang lalu.

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL – Ketegangan diplomatik antara Turkiye dan Israel kembali memanas.

Kali ini dipicu oleh klaim atas artefak kuno bernama Prasasti Siloam.

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menyerahkan prasasti bersejarah tersebut kepada Israel, meskipun ada desakan dari Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu.

Prasasti Siloam, yang juga dikenal sebagai Prasasti Silwan atau Prasasti Shiloah, ditemukan pada tahun 1880 di dalam Terowongan Siloam, sebuah saluran air kuno yang terletak di bawah Kota Tua Yerusalem.

Artefak batu kapur berbahasa Ibrani itu menggambarkan proses pembangunan terowongan dan diyakini berasal dari sekitar 2.700 tahun yang lalu.

Saat ditemukan, wilayah Yerusalem masih berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman.

Baca juga: Aceh dan Turkiye Perkuat Hubungan Historis, Sepakati Sejumlah Program Kerja Sama

Sehingga artefak tersebut kemudian dibawa ke Konstantinopel (kini Istanbul), tempat ia disimpan hingga hari ini di Museum Arkeologi Istanbul.

Penegasan Erdogan

Dalam pidatonya pada Jumat (19/9/2025), Presiden Erdogan menyampaikan penolakan keras terhadap permintaan Israel.

“Yerusalem adalah kehormatan, martabat, dan kemuliaan seluruh umat manusia dan umat Islam,” kata Presiden Turkiye.

“Tapi dia dengan tanpa malu terus mengejar prasasti itu. Kami tidak akan memberimu prasasti itu, bahkan tidak sebutir kerikil pun dari Yerusalem,” tegas Erdogan seperti dikutip dari AFP.

Pernyataan tersebut merupakan tanggapan atas klaim Netanyahu yang kembali mencuatkan isu ini.

Baca juga: Erdogan Dukung Hak Iran Membela Diri dari Serangan Teroris Israel

Netanyahu mengungkap, bahwa sejak tahun 1998, ia telah berupaya membawa pulang Prasasti Siloam ke Israel.

Ia bahkan menawarkan pertukaran dengan ribuan artefak Ottoman yang tersimpan di Museum Israel.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved