Breaking News:

Dukung Keuchik Perempuan, SPKP Minta Warganet Stop Beri Komentar Negatif

Cut Zaitun yang akrab disapa Bunda Cut merupakan satu-satunya perempuan yang menjabat sebagai keuchik di Kabupaten Aceh Besar.

Penulis: Yocerizal | Editor: Zaenal
KOLASE SERAMBINEWS.COM/IST
Kolase foto aktivis Solidaritas Pembela Keterwakilan Perempuan (SPKP), Destika Gilang Lestari (kiri), dan Keuchik Gampong Seuneubok Seulimum, Aceh Besar, Cut Zaitun Akmal ST. 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Solidaritas Pembela Keterwakilan Perempuan (SPKP) menyesalkan sikap nitizen atas pelantikan Cut Zaitun Akmal ST sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Seulimum, Aceh Besar, Kamis (26/07/2018).

Saat ini, Cut Zaitun yang akrab disapa Bunda Cut merupakan satu-satunya perempuan yang menjabat sebagai keuchik di Kabupaten Aceh Besar.

Video pelantikan Bunda Cut sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Seulimum yang disiarkan Serambi TV dan Serambinews.com, ternyata mendapat perhatian luas di kalangan masyarakat.

Seperti biasa, banyak warganet yang kemudian memberikan beragam komentar terhadap video yang merekam peristiwa tersebut.

Komentar paling banyak diberikan oleh para pengguna Facebook (facebooker) di halaman Facebook Serambinews.com.

Perwakilan Solidaritas Pembela Keterwakilan Perempuan (SPKP), Destika Gilang Lestari kepada Serambinews.com, Jumat (27/7/2018) mengatakan, hingga Kamis tadi malam, banyak netizen yang mengomentari video pelantikan keuchik perempuan satu-satunya di Aceh Besar ini, yang disiarkan oleh Serambinews.com.

"Namun yang sangat mengecewakan, hampir sebagian komentar netizen cenderung mendeskreditkan perempuan dan mengejek laki-laki," kata Destika Gilang Lestari.

SPKP bahkan sempat mencatat beberapa komentar nitizen.

Di antaranya "tanda-tanda donya ka ache" yang ditulis akun Hazar Hanang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved