Gara-gara Tanah Bekas Galian, Jalan Aspal Keude Paya Berubah Jadi Jalan Berlumpur
Jalan tersebut berlumpur dan sangat licin setelah kawasan itu diguyur hujan pada Sabtu (18/8/2018) siang tadi.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Jalan Cut Aloh menuju Sangkalan, Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya, berlumpur akibat tanah bekas galian proyek pemasangan pipa air bersih.
Tanah bekas galian proyek itu menutupi sebagian permukaan aspal. Jalan tersebut berlumpur dan sangat licin setelah kawasan itu diguyur hujan pada Sabtu (18/8/2018) siang tadi.
Akibatnya, warga kesulitan melintasi jalan tersebut.
“Tanah becek yang menutupi permukaan aspal Jalan Cot Aloh, sulit dialui kendaraan roda dua. Bila tak dibersihkan, pasti ada pengendara yang jatuh,” kata Tarmizi, warga Keude Paya kepada Serambinews.com.
Karena khawatir terjadinya kecelakaan akibat jalan yang licin, beberapa warga berinisiatif membersihkan lumpur yang menutup permukaan jalan itu. Warga bekerja membersihkan jalan ini mulai pukul 14.30 WIB.
Sebelum turun hujan siang tadi, permasalahan yang dihadapi warga beda lagi. Saat itu, setiap hari saat kendaraan melintas, debu beterbangan dan masuk ke rumah-rumah warga.
Karena itu, warga berharap pihak pelaksana proyek tersebut mempercepat pekerjaannya, lalu membersihkan tanah bekas galian itu.
Bila tidak, maka tanah tersebut menimbulkan masalah bagi warga di lokasi tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-aspal-tertutup-lumpur_20180818_163601.jpg)