Erick Thohir Mengaku Jadi Korban Kampanye Hitam

Menurut Erick, kampanye hitam yang ditujukan kepadanya itu, satu contoh yang tidak patut terjadi menjelang pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Erick meyakiji, masyarakat tak mudah terpengaruh dengan kampanye hitam tersebut.

"Jadi enggak perlu kita juga yang over reacting. Karena semua status hukumnya jelas, dan kita harus hormati hukum di Indonesia," ucap Erick.

Baca: CPNS 2018 - Jelang Sscn.bkn.go.id Dibuka, Ini Beda Berkas Pendaftaran bagi Lulusan S1/D4, D3 & SMA

Baca: Manfaat Minum Air Madu Hangat di Pagi Hari saat Perut Kosong

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono telah membantah kabar yang beredar di sosial media, bahwa pihaknya tengah memeriksa Erick.

Isu pemeriksaan Erick Thohir yang beredar di media sosial pada Selasa (11/9/2018) ramai diberitakan sejumlah media online.

"Jadi berita yang beredar di medsos polisi akan periksa Erick Thohir adalah tidak benar," ujar Argo.

Sementara itu, dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018, penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut, yakni Dody Iswandi (Sekjen KOI), Anjas Rivai (Bendahara Umum KOI) dan Agus Ikhwan selaku penyedia jasa kegiatan carnaval Sosialisasi Asian Games di Surabaya. (Tribunnews/Dennis Destryawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Erick Thohir Mengaku Jadi Korban Kampanye Hitam

 

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved