Bupati Abdya Kunjungi Masjid Agung, Terkendala Hampir Tujuh Tahun, Ini Rencana Akmal
Kunjungan itu turut hadir, hadir Kadis Perkim dan LH Abdya, Firmansyah ST, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Abdya, Ir Moch Tavip MM, Kepala Bapedda.
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Yusmadi
Laporan Rahmat Saputra l Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim SH bersama wakil Bupati Abdya, Muslizar MT dan para kepala dinas kunjungi Masjid Agung Abdya, Senin (5/11/2018) di Desa Seunaloh Kecamatan Blangpidie.
Kunjung Akmal bersama rombongan ke masjid yang sempat terbengkalai hampir tujuh tahun lain itu, untuk melihat kemajuan pekerjaan pembangunan masjid yang menelan anggaran Rp24,4 miliar lebih.
Kunjungan itu turut hadir, hadir Kadis Perkim dan LH Abdya, Firmansyah ST, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Abdya, Ir Moch Tavip MM, Kepala Bapedda Abdya, Liza Marfandi.
Setiba di lokasi, Akmal bersama rombongan disambut oleh Ketua lapangan PT Pilar Jurung Sejati, Baihaqi, selaku pelaksana pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Akmal meminta agar rekanan serius dan bisa merampungkan pekerjaan sesuai target.
"Sehingga uangnya tidak silpa, dan bisa digunakan segera," ujar Akmal Ibrahim.
Baca: Masjid Aceh di Lombok Target Siap 6 Bulan
Baca: Bangunan Masjid Al-Munawarah Ujong Tanoh Lembah Sabil Abdya Dirobohkan untuk Dibangun Masjid Baru
Baca: Insentif Pengurus Masjid Abdya Disalurkan
Karena, sambungnya, salah satu tujuannya mencalonkan diri pada Pilkada lalu adalah untuk menyelesaikan Masjid Agung yang sempat terhenti semasa kemimpinan Jufri Hasanuddin.
Selain itu, Akmal menyebutkan bahwa pada 2019 juga dianggarkan Rp 29 Miliar untuk kelanjutan pembangunan masjid tersebut. Anggaran sebesar itu, rencananya akan dibangun tempat wudhu, taman dan fasilitas pendukung lainnya.
"Sangat besar harapan saya mesjid ini selesai. Ini sudah real. Bangunan ini saya yang merancang dari nol. Ide saya, terbengkalai sudah 5 tahun. Kalau memandang ke sini (arah bangunan ini saat sedang melintas) sedih saya. Dan salah satu motivasi saya maju kembali adalah menyiapkan ini," papar Akmal Ibrahim.
Bangunan masjid yang lantainya akan ditutup dengan keramik seluas 1.800 meter ini, dirancang Bupati Akmal Ibrahim memiliki sebanyak 9 kubah di atasnya, termasuk kubah terbesar di tengah.
Sementara di sekeliling bangunan didesain taman. Di lantai paling bawah nantinya, dijadikan perkantoran khusus kantor yang berkaitan dengan keagamaan.
"Kantor-kantor yang berhubungan dengan agama kita pindah kesini. Semua yang berkaitan dengan keagamaan," sebutnya.
Bupati Akmal mengatakan, ada keuntungan lain kala nanti pembangunan masjid ini selesai.
Keuntungan ini adalah akan ada peluang pekerjaan untuk masyarakat Abdya. Sebagai petugas pembersih dan posisi-posisi lain yang dibutuhkan.
"Banyak peluang pekerjaan. Ini menjadi pusat kegiatan keagamaan nanti," sebutnya.
Sementara Ketua lapangan Pt. Pilar Jurung Sejati, Baihaqi, mengaku pihaknya bekerja siang malam agar tercapai target hingga batas kontrak yakni Desember 2018 mendatang. Saat ini, progres sudah mencapai 65 persen.
"Yang berat-berat sudah selesai. Ini tinggal pengadaan saja. Insya Allah selesai," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kunjungi-masjid-agung-abdya_20181105_222010.jpg)