VIDEO - Aktivis Mapesa Bersihkan Kompleks makam Sultan Aceh di Indrapuri

Nisan ulama tersebut pernah didokumentasi oleh Fotografer Belanda, J.J. De Vink pada awal abad 20 Masehi.

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Para aktivis Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA), Minggu (6/1/2019), membersihkan kompleks Sultan Alauddin Ri’ayat Syah atau dikenal komplek makam Sayyidil Mukammil di Gampong Ulee Kareung, Indrapuri, Aceh Besar.

Anggota Mapesa merekatkan kembali makam dengan menggunakan lem yang dicampur semen putih.

Salah satu makam yang terdapat di kompleks ini adalah makam Syaikh Mahmud bin Syaikh Hasan Syahr Nuwi, yang meninggal Abad 16 M.

Almarhum merupakan tokoh ulama di Kesultanan Aceh Darussalam.

Nisan ulama tersebut pernah didokumentasi oleh Fotografer Belanda, J.J. De Vink pada awal abad 20 Masehi.

Meski belum mendapat data pasti, namun ketua Mapesa, Mizuar Mahdi menduga bahwa Syaikh Mahmud berasal dari Thailand.

Makam Syekh Mahmud hanya terpaut beberapa meter dari makam Sultan ‘Alauddin Ri’ayat Syah, Sultan yang memerintah setelah berakhir Dinasti Meukuta Alam.

Di bawah guyuran hujan, tim berhasil membersihkan semak belukar yang menutupi nisan serta berhasil menegakkan beberapa nisan.

Rencananya, pekan depan tim akan kembali ke lokasi untuk melanjutkan proses pengeleman selanjutnya.

Baca: ‘Sultan Aceh’ Itu, Kini Jadi Kapolsek Kute Panang

Baca: Ziarah Makam di Belantara Aceh Besar, Diduga Pusara Pendiri Kota Banda Aceh, Begini Kondisinya

 

NARATOR: ARDIANSYAH

EDITOR: RA KARAMULLAH

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved