TAG
Mapesa
-
Kegiatan ini berpusat di Pidie karena daerah ini selain dulunya terdapat sebuah kerajaan hingga masih banyaknya peninggalan sejarah yang beragam.
Senin, 21 Juli 2025
-
Kolaborasi dengan peneliti internasional seperti Dr Aqlaia juga menunjukkan bahwa warisan Aceh adalah bagian dari sejarah global yang layak dikaji.
Senin, 14 Juli 2025
-
Mizuar menjelaskan, penemuan makam Syah Bandar ini berawal dari proses pembersihan yang telah dilakukan sejak...
Minggu, 13 Juli 2025
-
Mapesa merilis sebuah penemuan penting dari hasil kegiatan meuseuraya (gotong royong) di Gampong Lamreung, Aceh Besar, pekan lalu.
Sabtu, 12 Juli 2025
-
penemuan ini adalah hal yang sangat signifikan karena menjadi satu-satunya kubur Syah Bandar dari Kesultanan Aceh Darussalam pada abad ke-17
Sabtu, 12 Juli 2025
-
Pihak Mapesa (Masyarakat Peduli Sejarah Aceh) menyebut situs ini sebagai areal pemakaman para tokoh tokoh-tokoh muslim era kesultanan Bihari/Lamuri.
Sabtu, 5 Juli 2025
-
Sebagian besar batu nisan tersebut telah terkubur hingga miring, akibat faktor alam. Selain itu, makam kuno itu telah ratusan tahun tidak terurus...
Jumat, 30 Mei 2025
-
Khanduri Jeurat merupakan bagian dari upaya MAPESA untuk terus menghidupkan kembali tradisi-tradisi lokal yang hampir punah.
Jumat, 30 Mei 2025
-
Pidie dipilih sebagai pusat kegiatan Meuseuraya Akbar tahun ini karena dinilai sebagai “laboratorium sejarah Aceh”.
Jumat, 30 Mei 2025
-
MAPESA Paparkan Temuan Baru dalam Meuseuraya Akbar 2025 di Kabupaten Pidie, Rabu 28 Mei tahun 2025
Kamis, 29 Mei 2025
-
Menurutnya, pemikik nekat menjual peninggalan sejarah, karena tawaran dari luar negeri yang cukup menggiurkan....
Senin, 26 Mei 2025
-
Peneliti Epigrafi Islam asal Bireuen, Tgk Taqiyuddin Muhammad menyebut Pidie sebagai salah satu pusat peradaban di Aceh pada masa lalu.
Kamis, 22 Mei 2025
-
Direktur Rumoh Manuskrip Aceh ini menjelaskan bahwa Meuseuraya merupakan tradisi gotong royong khas masyarakat Aceh
Selasa, 20 Mei 2025
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved