Warga Aceh di Kuala Lumpur Malaysia Peringati Maulid, Sembelih 5 Lembu dan 3 Kerbau

Persiapan kenduri, termasuk persiapan untuk kuah beulangong, berlangsung sejak Sabtu pagi dengan cara gotong royong.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Facebook.com/Mansyur Usman
Warga Aceh di Kuala Lumpur Malaysia, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, Sabtu (19/1/2019). 

Seperti juga tahun-tahun sebelumnya, kegiatan keagamaan ini diselingi dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim.

Santunan ini baik untuk yang sudah menjadi warga Malaysia maupun mereka yang orangtuanya menetap sementara di Negeri Jiran itu untuk mencari nafkah.

Baca: 51 TKA Asal China yang Diamankan di Pabrik Semen Lhoknga Sudah Diterbangkan ke Jakarta

Baca: Wanita Lumpuh Dari Desa Harus Ditandu 6 Km demi Berobat ke Kota

Peserta maulid mencapai ribuan orang, yang dimulai sejak sore hari hingga larut malam.

“Semakin larut malam semakin ramai warga yang datang. Kalau sudah malam biasanya tidak ada aktivitas lain, sehingga bisa meluangkan waktunya ke sini,” kata Munawar, warga Aceh yang menjadi pedagang di Damansara Damai.

Dihadiri ribuan orang, peserta maulid menyesaki Masjid Bandar Baru Sungai Buloh, yang setiap tahun dijadikan lokasi pelaksanaan kegiatan ini.

Selain warga Aceh yang berdagang di Malaysia, juga dihadiri pejabat negara setempat dan warga Melayu lainnya.

Kepala koki, Toke Man India yang dibantu Guree Keumala menjadi peracik berbagai menu masakan khas Aceh, mulai dari kuah beulangong, sop, hingga menu-menu khas Aceh lainnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved