Breaking News:

Ritual Kanibalisme Suku Fore Sebagai Bentuk Penghormatan, Makan Otak Saudaranya Sendiri

Sejumlah ilmuwan melakukan kontak kepada Suku Fore dan meneliti kebiasaan dan gaya hidup mereka.

Editor: Faisal Zamzami
genealogyreligion.net via Ancient Origins
Suku Fore di Papua Nugini yang memiliki ritual makan otak manusia. 

Suku Fore terjangkit penyakit Kuru atau sapi gila.

Penyakit sapi gila membuat mereka kehilangan kemampuan berjalan, menelan, dan mengunyah.

Hal tersebut berdampak buruk pada penurunan berat badan dan kematian.

Puncaknya pada tahun 1960, penyakit sapi gila membunuh lebih dari 2% populasi Suku Fore setiap tahunnya.

Korban lebih banyak terjadi pada wanita, jumlahnya lebih dari delapan kali dari pria.

Melansir dari Ancient Origins, ritual memakan otak itu akhirnya dilarang setelah menyebarnya penyakit sapi gila.

Perlahan, penyakit sapi gila tersebut menghilang.

S
Seorang pria Suku Fore menggendong anak yang terjangkit penyakit sapi gila. (Macalester.edu via Ancient Origins)

Kemudian, para ilmuwan menemukan hasil mutasi genetik dari efek penyakit sapi gila di tubuh Suku Fore yang berhasil hidup dari serangan penyakit tersebut.

Dikutip Tribun Jabar dari The Guardian, Suku Fore yang berhasil bertahan dari penyakit sapi gila mampu bertahan dari sejumlah penyakit yang disebabkan oleh prion.

Penyakit tersbeut seperti Parkinson's, demensia, dan Creutzfeldt-Jakob Disease (CJD).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved