Perempuan Ini Keluarkan Darah dan Tewas Usai Makan Mie Rebus, Amankah MSG dalam Kandungan Mie?
Saat ibunya meminta bantuan warga sekitar untuk mendobrak kamar Dian, ditemukan Dian sudah tidak bernyawa.
Perempuan Kalimantan Selatan Keluarkan Darah dan Tewas Usai Makan Mie Rebus, Amankah MSG dalam Kandungan Mie?
SERAMBINEWS.COM - Baru-baru ini kejadian mengenaskan terjadi di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
Di mana, seorang perempuan bernama Mardiansyah alias Dian (23) asal Binuang meninggal dunia di kamarnya dengan kondisi darah keluar dari mulutnya.
Melansir GridHEALTH.di dari laman Tribun Pontianak, diketahui kematian Dian disinyalir usai dirinya menyantap mie rebus yang ia pesan pada Rabu (13/02) malam.
Ibunya, Arbayah (42) merasa khawatir dan panik setelah keesokan harinya Dian tidak keluar dari kamarnya.
Saat ibunya meminta bantuan warga sekitar untuk mendobrak kamar Dian, ditemukan Dian sudah tidak bernyawa.
Bukan rahasia lagi dalam mie rebus atau mie instan terkandung monosodium glutamate (MSG) yang menjadi penyedap rasa agar lebih gurih dan enak.
Baca: Mengintip isi Jet Mewah Milik Vladimir Putin Seharga Rp 7,2 Triliun, Perabotannya Berlapis Emas
Baca: 25 Ribu Lebih Surat Suara Rusak di Salah Satu Kabupaten di Sulawesi Selatan
MSG merupakan garam natrium dari asam glutamat, salah satu asam amino yang terdapat secara alami dalam jumlah banyak.
Walaupun menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Perka BPOM-RI No. 23 tahun 2013, menyatakan asam glutamat dan garam-garamnya termasuk MSG, adalah bahan tambahan pangan yang aman untuk dikonsumsi, namun hal ini tetap menjadi hal yang kontroversi.
MSG merupakan penyedap rasa yang sering kali digunakan pada beberapa masakan Cina sejak zaman dahulu.
Bahkan pada mie instan yang sering kita santap, MSG juga terdapat didalamnya.
Sebenarnya, MSG tergolong aman dikonsumsi dan bukan hal yang menyebabkan kematian, namun tetap ada takaran dan batasannya.
Hasil penelitian dari European Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa mengonsumsi 2,5 g MSG dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti gangguan sistem pernapasan dan asma.
Jika mengonsumsi mie instan secara terus menerus dan melebihi batas, bisa jadi MSG dapat menyebabkan bahaya kesehatan yang lebih parah seperti kerusakan otak.
Baca: Gadis Cantik Ini Jadi Lulusan Termuda Fakultas Kedokteran Unisba dengan IPK 3,44, Usianya 18 Tahun
Baca: Remaja 13 Tahun Ini Klaim Ciptakan Reaktor Nuklir, Jadi Pakar Termuda di Dunia
Menurut hasil penelitian dari Legacy Clinical Research Center, Portland, Amerika Serikat, menyatakan kandungan monosodium glutamate (MSG) juga bahan pengawet yang tinggi dapat berdampak negatif bagi kesehatan otak, seperti pembengkakan dan kematian sel-sel otak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mie-instan_20160322_091515.jpg)