AHY: Harga Damai Aceh sangat Mahal

Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa buah perdamaian

AHY: Harga Damai Aceh sangat Mahal
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Masyarakat Aceh Barat sedang menunggu kedatangan AHY di GOS Meulaboh, Aceh Barat 

BANDA ACEH - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa buah perdamaian yang telah dicapai Aceh harus bisa dijaga dan dirawat dengan baik.

“Dulu serba ketakutan. Sekarang harus kita akui masyarakat Aceh dalam keadaan damai. Harga sebuah damai sangat mahal. Apa ada yang mau konflik lagi?” katanya saat menyapa masyarakat Aceh Barat di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh, Selasa (5/3).

Kehadiran AHY bersama Wakil Komandan Kogasma, Teuku Riefky Harsya dan pengurus DPD Demokrat Aceh ke Aceh Barat dalam rangka mensosialisasikan 14 program prioritas Partai Demokrat. Kegiatan yang dibalut dengan tema #AHYsaweuAceh2019 juga dilaksanakan di Nagan Raya.

Kedatangan AHY di Meulaboh disambut Ketua DPC Demokrat Aceh Barat, Herman dan Ketua DPC dari kabupaten/kota di wilayah pantai barat selatan (Barsela) Aceh. Sedangkan di Nagan Raya disambut oleh Ketua DPC Demokrat setempat, Jamin Idham.

Di hadapan masyarakat, kader, dan simpatisan Partai Demokrat, AHY sedikit menceritakan tentang pahitnya masa konflik. Semua tidak bisa dilakukan. Namun kini AHY bersyukur karena Aceh telah banyak berubah dari sebelumnya.

“Kemarin saya sempat singgah di puncak Gunung Geurute. Indah sekali. Dulu tidak pernah menikmati alam seperti ini. Alhamdulillah sekarang sudah bisa,” kata putra sulung Dr Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Ke-6 RI ini.

Diapun merasa bersyukur bisa kembali ke Serambi Mekkah, khususnya Aceh Barat untuk bernolstagia. “Kenapa Aceh Barat spesial buat saya karena saya pernah melaksanakan tugas di sini pada tahun 2002-2003 lalu, sudah 17 tahun,” ujarnya saat di GOS Meulaboh.

AHY mengaku, saat masih berseragam TNI dirinya sempat membatin akan kembali lagi ke Aceh. “Saya dulu membatin dalam hati. Mudah-mudahan ya Allah saya bisa datang lagi ke Aceh, khususnya Aceh Barat, tentunya dalam kondisi yang aman, damai dan sejahtera rakyatnya,” ungkapnya.

Tak disangka, doanya terkabul. Perdamaian Aceh terwujud pada 2005 di Helsinki, Finlandia. Perubahan itu, katanya, tidak hanya terjadi pada kondisi Aceh, tapi juga dengan dirinya yang kembali ke Aceh ketika tidak lagi sebagai tentera, melainkan politikus.

“Banyak sekali memori saya saat bertugas di wilayah Barsela, Aceh Barat sampai dengan Aceh Selatan. Banyak sekali memorinya, tidak pernah saya lupakan karena itu adalah penugasan pertama saya sebagai perwira di TNI Angkatan Darat (saat) berpangkat Letnan Dua dan (langsung) dihadapkan dengan kondisi sulit,” kenangnya.

Perdamaian yang dicapai, katanya, berkat perjuangan semua pihak dan mendapat pujian dunia luar. “Mudah-mudahan ke depan kita dapat terus menjaga apa yang telah tercapai di Aceh, baik dari stabilitas politik, kondisi keamanan, dan ke depan kita lebih fokus pembangunan ekonominya,” katanya.

Aceh Jadi Prioritas
Dalam lawatannya ke Aceh, AHY membawa misi mensosialisasikan 14 program prioritas Partai Demokrat. Dia berharap partai berlambang Bintang Mercy tersebut bisa menjadi partai penguasa parlemen pada Pemilu 2019.

Pada Pemilu mendatang, Partai Demokrat menjadikan Aceh sebagai provinsi prioritas untuk meraih kemenangan besar. Partai ini ingin kembali mengukir kegemilangan seperti yang pernah diraih pada 2009 silam. “Aceh menjadi prioritas bagi Partai Demokrat karena secara historis kita punya basis massa,” kata Komandan Kogasma, AHY saat ditanya alasan memilih Aceh sebagai provinsi pertama yang dikunjungi.

AHY berharap Partai Demokrat di Aceh bisa meraih satu fraksi di setiap tingkatan, baik DPRK dan DPRA pada Pemilu 2019. Khusus untuk DPR RI, AHY berharap bisa menambah dua kursi lagi dari yang ada saat ini dua kursi, sehingga bisa empat kursi.

“Minimal kita berharap dua kali lipat dari perolehan terkahir. Kalau sekarang untuk DPR RI hanya dua (Teuku Riefky Harsya dan Muslim), nanti bisa empat kursi,” kata AHY saat menikmati panorama puncak Gunung Geurute, Aceh Jaya, Senin (4/3).(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved