Terkait Penculikan 1998, Andi Arief: Prabowo Akan Jelaskan 1 Jam Setelah Ditetapkan Pemenang Pilpres

Belakangan beredar di media sosial video Agum Gumelar buka suara soal pemecatan Prabowo Subianto sebagai anggota TNI.

Terkait Penculikan 1998, Andi Arief: Prabowo Akan Jelaskan 1 Jam Setelah Ditetapkan Pemenang Pilpres
Capture YouTube
Andi Arief 

Andi Arief menilai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat itu menjadi kompetitor Megawati, tak mempermasalahkan hak Prabowo mencalonkan diri sebagai wapres.

Ia juga menyebut Agum Gumelar, sejumlah jenderal senior, aktivis HAM dan pers tidak mempermasalahkan Prabowo mencalonkan diri sebagai wapres 2009 mendampingi Megawati.

Baca: Pemilik TV One sudah Meminta Maaf, Andi Arief Sebut Urusannya dengan Karni Ilyas Belum Selesai

Video Agum Gumelar menceritakan pelanggaran HAM berat Prabowo Subianto beredar luas dan menjadi viral di media sosial.

Video viral tersebut dibagikan oleh pengguna Ulin Ni'am Yusron pada Minggu (10/3/2019).

Pada video berdurasi sembilan menit tersebut Agum Gumelar tengah duduk mengenakan baju putih sembari bercerita kepada audiens mengenai kejadian 1998.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, hingga berita ini diturunkan video tersebut telah ditonton sebanyak 31 ribu kali.

Agum bercerita saat itu dia menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP).

Termasuk mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga menjabat sebagai anggota.

Agum menjelaskan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) ditugaskan untuk memeriksa kasus pelanggaran HAM berat oleh Prabowo.

"Berjalanlah DKP, bekerjalah DKP sebulan lebih memeriksa yang namanya Prabowo Subianto," kata Agum.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved