Keunikan 'Edible Cutlery', Sendok yang Aman untuk Dimakan

Seorang cendikiawan dari India, Narayana Peesapaty menciptakan sebuah terobosan baru tentang sebuah sendok makan yang aman untuk dimakan.

Editor: Fatimah
worldatlas.com
Sendok yang bisa dimakan 

SERAMBINEWS.COM - Makan menjadi kebutuhan wajib bagi manusia, oleh karena itu alat makan menjadi benda yang dibutuhkan ketika makan.

Salah satu alat makan yang cukup sering dibutuhkan adalah sendok.

Mengutip dari laporan Gizmodo pada 2013, sendok merupakan alat makan tertua di dunia yang telah digunakan sejak zaman Paleolitik atau sekitar 50.000 hingga 100.000 tahun lalu.

Baca: Besok Hari Terakhir Promo Kursi Gratis AirAsia, Tarif Rp 0 Terbang ke Singapura hingga Penang

 
Sendok biasanya digunakan untuk mengambil dan menyuapkan makanan ke dalam mulut.

Namun, apa jadinya jika sendok aman untuk dimakan? Dan seperti apa rasanya?

Seorang cendikiawan dari India, Narayana Peesapaty menciptakan sebuah terobosan baru tentang sebuah sendok makan yang aman untuk dimakan.

Sendok unik ini diberi nama Edible Cutlery yang terbuat dari campuran tepung sorgum, beras dan gandum, diremas dengan air panas dan kemudian dipanggang dalam cetakan.

Dikutip dari laman bakeys.com, sendok unik ini memiliki varian rasa polos, manis, dan gurih.

Dalam versi rasa manis, ada pilihan rasa vanila, stroberi, dan rasa lainnya.

Dalam versi rasa gurih, terdapat pilihan rasa dari kombinasi garam dan lada, bumbu India, dan tanpa bumbu tambahan.

Selain itu, Bakeys juga mengeluarkan sendok dengan berbagai rasa seperti rasa kayu manis, lada hitam, dan jahe.

Baca: Muhammad Abdul Hamid, WNI Korban Penembakan Selandia Baru Meninggal Dunia

Dengan berbagai macam rasa yang diciptakan, terkadang orang lebih memilih untuk memakannya ketimbang menggunakannya sebagai sendok.

Sendok ini bisa bertahan selama 3 tahun jika terus disimpan dalam kemasannya.

Jika pun sudah terlanjur dibuka dari kemasannya dan sendok mulai rusak, kamu bisa langsung membuangnya begitu saja.

Pasalnya sendok ini dapat terurai dalam waktu 5 hari.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved