Penggemar Game FPS yang Mengandung Konten Kekerasan dan Sadisme Makin Ramai di Aceh
Game bergenre First Person Shooter (FPS), yang membuat penggunanya bisa bermain dengan sudut pandang orang pertama kini semakin digemari di Aceh.
Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Yusmadi
Youtube
Game bergenre First Person Shooter (FPS), yang membuat penggunanya bisa bermain dengan sudut pandang orang pertama kini semakin digemari di Aceh.
Maka dari itu, lanjutnya, pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota harus bertindak segera dengan membuat larangan, layaknya imbauan untuk tidak merayakan tahun baru.
Tak hanya itu, pemerintah juga bisa merazia dan menindak warkop, warnet, dan rental game yang membiarkan pengunjungnya bermain game FPS.
“Game FPS identik dengan kekerasan, pembunuhan, dan sadistis. Kita harus serius menangani masalah ini sebelum terlambat,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/game-fps.jpg)