Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia Jadi Produsen Ikan Tuna Terbesar di Dunia, Hasil Tangkapan Capai Rp71 Triliun

Melihat banyaknya manfaat kesehatan yang didapat, tak heran ikan tuna dijual dengan harga cukup mahal.

Tayang:
Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Nelayan memikul ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) hasil tangkapan mereka, di dermaga Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Rabu (13/3/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Pernahkah Anda makan ikan tuna?

Ikan tuna adalah ikan laut pelagik yang termasuk bangsa Thunnini dan merupakan perenang andal.

Menariknya, tidak seperti kebanyakan ikan yang memiliki daging berwarna putih, justru daging ikan tuna berwarna merah muda hingga merah tua.

Bahkan menurut beberapa ahli, ikan tuna memiliki segudang nustri yang baik untuk kesehatan.

Ikan tersebut memiliki kandungan protein tinggi dan rendah lemak.

Selain itu, tuna juga mengandung mineral kalsium, fosfor, besi dan sodium, dan berbagai macam vitamin.

Melihat banyaknya manfaat kesehatan yang didapat, tak heran ikan tuna dijual dengan harga cukup mahal.

Baca: Diduga Anaknya Jadi Korban Tabrak Lari, Seorang Ibu Nekat Tidur Di Sebelah Kuburan Putrinya

Baca: Warga Batu Itam Meninggal Terbenam Ombak Saat Memancing

Baca: Warga Pulau Banyak, Aceh Singkil Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir

Baca: Tergiur Upah Rp 9,2 Juta, Anggota Polsek Gandapura Tangkap Dua Kurir Ganja

Tapi, tahukah bahwa ikan tuna dari Indonesia termasuk salah satu yang mendominasi pasar ikan tuna di dunia?

Indonesia adalah produsen terbesar ikan tuna di dunia, dengan hasil tangkapan bernilai hingga 5 miliar dollar AS atau hampir Rp71 triliun setahun.

Nelayan memikul ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) hasil tangkapan mereka, di dermaga Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Rabu (13/3/2019).
Nelayan memikul ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) hasil tangkapan mereka, di dermaga Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Rabu (13/3/2019). (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)

Jika dihitung-hitung, satu dari enam ekor tuna yang ditangkap di dunia selama tiga tahun terakhir ini berasal dari Indonesia.

Data resmi Food and Agriculture Organization (FAO) melalui SOFIA pada 2016 menunjukkan bahwa terdapat 7,7 juta metrik ton tuna dan spesies seperti tuna ditangkap di seluruh dunia.

Di tahun yang sama, Indonesia memasok lebih dari 16 persen total produksi dunia dengan rata-rata produksi tuna, cakalang dan tongkol Indonesia mencapai lebih dari 1,2 juta ton pertahun.

Sedangkan pada 2017, volume ekspor tuna Indonesia mencapai 198.131 ton dengan nilai 659,99 juta dollar AS.

Dikutip dari situs Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Indonesia, ikan tuna yang ditangkap terdiri atas Ikan tongkol (Euthynnus affinis), tuna mata besar (Big eye tuna), madidihang (yelowfin tuna), sirip biru (bluefin tuna) dan tuna alalunga (albacor).

Ikan-ikan ini sering didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) maupun di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved