Breaking News:

Harga Saham Perusahaan Milik Sandiaga Uno Terjun Bebas

Pada akhir perdagangan sesi I, penurunan harga saham SRTG mengecil menjadi 3,91 persen ke level Rp 3.690 per saham.

Editor: Amirullah
Akun Facebook Trans7
Sandiaga Uno saat hadir di acara Mata Najwa bertema 'Sandi Sandiaga Uno' Rabu (27/2/2019) 

Reza Priyambada menduga ada faktor lain yang menyebabkan saham Saratoga terus merah.

Diketahui, Saratoga melepas 19 juta saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca: Jokowi Unggul di 15 Provinsi dan Prabowo di 19 Provinsi, Kenapa Jokowi Menang di Quick Count?

Baca: Jika Penghitungan KPU Tak Sama, BPN Prabowo-Sandiaga akan Gugat ke MK

Transaksi dilakukan pada tanggal 8 April sebanyak 5 juta saham, 9 April sebanyak 2 juta saham, 10 April sebanyak 7 juta saham dan 12 April sebanyak 5 juta saham.

Setelah transaksi, kepemilikan Sandiaga atas saham SRTG turun menjadi 586.365.429 dari 605.365.429, atau setara 21,61 persen dari sebelumnya 22,31 persen saham.

Menurut Reza Priyambada, faktor tersebut lebih berdampak signifikan membuat saham Saratoga terus turun.

Pasar membaca gelagat bahwa Sandi menjual saham untuk kepentingan politiknya sebab tak ada pernyataan resmi yang menjelaskan alasan Saratoga melepas aset.

"Ketika Sandi lepas saham, asumsinya dia jual saham buat dana kampanye. Padahal belum tentu juga. Bisa saja dia buat menyiapkan bisnis lainnya," kata Reza Priyambada.

"Karena tidak jelas infonya sehingga memunculkan asumsi tadi," lanjut dia.

Harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk pada Kamis (18/4/2019) mendekati level terendah SRTG tahun 2019 yang ada di Rp 3.640 per saham pada 9 Januari lalu.

Sedangkan harga saham tertinggi Saratoga tahun ini adalah Rp 4.490 per saham yang tercapai pada 11 Maret 2019.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved