Senin, 11 Mei 2026

Bener Meriah Kembangkan Areal Peternakan Uber-Uber dan Cetak Sawah Baru

Pemkab Bener Meriah siap mengembangkan areal penggembalaan ternak seluas 4.100 hektare di Desa Uber-Uber dan cetak sawah baru seluas 2.100 hektare.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Sarkawi, Bupati Bener Meriah 

Laporan Fikar W Eda | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah siap mengembangkan areal penggembalaan ternak seluas 4.100 hektare di Desa Uber-Uber.

Program lainnya, adalah melakukan cetak sawah baru seluas 2.100 hektare.

Bupati Bener Meriah, Tgk H. Sarkawi mengatakan hal itu dalam perbincangan dengan Serambinews.com di kediaman dinasnya, Sabtu (5/5/2019) pekan lalu.

"Khusus kawasan peternakan Uber-Uber sudah dilengkapi dengan regulasi dalam bentuk qanun. Tinggal kita operasionalkan saja secara optimal," kata Bupati Sarkawi didampingi staf ahli Bupati, Alwin Al-Lahad.

Wakil Duta Besar Australia, Allaster Cox, diajak Bupati Sarkawi mengunjungi Uber-Uber belum lama ini.

"Kita ingin kerja sama dengan Australia dalam pengembangan kawasan peternakan. Kita akan lakukan transfer ilmu pengetahuan," ujarnya.

Baca: Peternak Uber-Uber Mengadu ke Dewan

Baca: Cetak Sawah Baru Terhambat

Ia mengharapkan, kelak di peternakan Uber-Uber bisa dikembangkan kuda "Australi Gayo" atau "Astaga."

Kehadiran Wakil Dubes Australi diharapkan memberi peluang besar bagi kerja sama bidang peternakan.

Program lainnya yang sedang disiapkan Pemerintahan Bupati Sarkawi adalah cetak sawah baru seluas 2.100 hektare di kawasan perbatasan Bener Meriah-Aceh Utara.

"Di kawasan itu sedang dibangun irigasi Krueng Keureuto. Bener Meriah ingin segera memanfaatkan fasilitas tersebut dengan mencetak sawah baru. Areal kita masih sangat luas," ujar Bupati Sarkawi.

Hasil produksi sawah baru itu nanti selain memenuhi kebutuhan masyarakat Bener Meriah juga bisa disuplai ke pasar luar daerah.

"Kita berusaha keras cetak sawah ini dapat diwujudkan tahun ini. Kita sedang urus dengan kementerian terkait," lanjut Sarkawi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved