Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Setelah Kekerasan Antimuslim Menyebar
Seorang pria meninggal akibat luka tusukan setelah sekelompok orang menyerang usaha bisnisnya di Distrik Puttalam, di wilayah barat laut Sri Lanka.
Jumlah populasi di Sri Lanka sekitar 21 juta jiwa, sekitar 10% di antaranya Muslim, sedangkan pemeluk Kristen sekitar 7,6%. Mayoritas penduduk Sri Lanka memeluk Buddha.
Polisi menyalahkan dua kelompok Islam setempat atas serangan bom bunuh diri pada hari Minggu Paskah. Kelompok yang menyebut dirinya sebagai Negara Islam atau ISIS menyatakan terlibat, tetapi tidak memberikan rincian.
Baca: Aceh Jaya Siapkan Peserta Terbaik Tampil di MTR Nagan Raya
Keadaan darurat mulai diberlakukan setelah serangan di mana tentara dan polisi diberi kewenangan secara penuh untuk menahan dan menangkap tersangka dalam jangka waktu yang lama.
Artikel ini tayang pada BBC Indonesia dengan judul : Sri Lanka terapkan jam malam di seluruh negeri, setelah kekerasan anti-Muslim menyebar