Wiranto: Yang Menyerang Itu Preman-preman yang Dibayar, Sekelompok Orang Bertato
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan aksi yang ricuh dilakukan oleh sekelompok orang bertato.
Namun, sebelum itu polisi menemukan ada 200 orang yang berkerumun di Jalan KS Tubun.
Massa ini diduga bukan demonstran di depan gedung Bawaslu.
Polisi pun menduga bahwa massa itu dipersiapkan untuk membuat kerusuhan dari tadi malam hingga pagi tadi.
"Bahwa peristiwa dini hari tadi adalah bukan massa spontan," ucap Iqbal.
Baca: Jelang 10 Hari Terakhir Ramadhan 1440 H, Ini Doa Malam Lailatul Qadar Untuk Mohon Ampunan Allah SWT
Baca: KPK Minta Keterangan Menag Lukman Hakim Saifuddin, Lakukan Penyelidikan Terkait Penyelenggaraan Haji
Baca: Tegaskan Massa Rusuh Bukan FPI, Kapolres Jakarta Barat: Justru Kami Dibantu Ulama FPI
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wiranto: Yang Menyerang Itu Preman-preman yang Dibayar, Bertato"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menko-polhukam-wiranto-memberikan-keterangan-pers.jpg)