Mobil Rombongan Santri Terguling di Subulussalam, Satu Orang Meninggal, 8 Luka-luka
Kecelakaan terjadi saat menghindari lubang sesaat akan berpapasan dengan truk dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Mobil Rombongan Santri Terguling di Subulussalam, Satu Orang Meninggal, 8 Luka-luka
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Seorang santri meninggal dunia dan delapan lainnya luka-luka setelah mobil Pikap Dihatsu BK 9813 CY warna putih yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal di jalan provinsi Simpang Kiri - Rundeng tepatnya Desa Sikalondang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Selasa (28/5/2019).
Kecelakaan terjadi saat menghindari lubang sesaat akan berpapasan dengan truk dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.
Informasi yang dihimpun Serambinews.com, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Baca: Kisah Pilu Keluarga Nelayan Yang Hilang ; Empat Anak Kecil Terus Bertanya Dimana Ayah Mereka
Kronologis kejadian berawal saat mobil naas yang membawa rombongan santri Raudhatul Jannah, Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam melaju menuju Rundeng dengan kecepatan sedang.
Rombongan santri ini dikabarkan hendak ke Ponpes Husni Thamrin yang berada di Kampong Badar, Kecamatan Rundeng.
Saat mobil rombongan melintas turunan Sikalondang muncul satu unit truk dari arah berlawanan.
Kondisi jalan yang kriting membuat Ahmad Yasin (18) sopir pikap berusaha menghindar ke kiri dan mengelak dari lubang jalan.
Baca: Nelayan Langsa Ini Bukannya Cari Ikan di Laut, Tapi Curi Sepmor Tetangganya
Namun naas, mobil oleng dan akhirnya dibanting ke kanan hingga menabrak gundukan tanah di sana.
"Mobil rombongan santri melaju dengan kecepatan sedang tapi pas melintas di turunan Sikalondang ada truk di depan melaju cepat, spontan sopir membanting ke kiri tapi gagal hingga diarahkan ke kanan dan akhirnya jatuh karena nabrak gundukan tanah," ujar Aipda Hasbullah Komandan Pos Lantas Penanggalan kepada Serambinews.com.
Akibat kejadian ini sembilan santri yang berada di mobil bagian belakang pikap terpental ke depan.
Sementara mobil terguling dan menimpa korban. Masyarakat membantu korban dan dievakuasi ke RSUD Kota Subulussalam.
Baca: Alasan Allah SWT Merahasiakan Datangnya Malam Lailatul Qadar, Berikut Penjelasannya
Pristiwa ini merenggut satu korban jiwa, yakni santri Raudhatul Jannah.
Korban bernama Rijal Ahmad Solikin santri Raudhatul Jannah asal Singkohor, Aceh Singkil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/santri-yang-kecelakaan-mobil-di-rumah-sakit-subulussalam.jpg)