Kamis, 18 Juni 2026

Idul Fitri 1440 H

Waktu Indonesia Lebih Cepat 4 Jam, Mengapa Arab Saudi Hari Raya Lebih Awal? Begini Penjelasah Ahli

Waktu Indonesia lebih cepat, tapi kenapa justru Arab Saudi duluan merayakan Idul Fitri, sementara Indonesia harus menunggu besoknya?

Tayang:
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Ilustrasi gerhana bulan. 

Waktu Indonesia Lebih Cepat 4 Jam, Mengapa Arab Saudi Hari Raya Lebih Awal? Begini Penjelasah Ahli

SERAMBINEWS.COM – Perbedaan waktu perayaan Idul Fitri 1440 H antara Arab Saudi dan negera-negara Teluk pada tahun 2019 ini, menimbulkan tanda tanya dari masyarakat Indonesia.

Pasalnya, perjalanan waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam dari Arab Saudi.

Misalnya, saat ini di Indonesia adalah hari Selasa (4/6/2019) pukul 15.00 WIB, maka di Saudi masih pukul 11.00 WIB.

Banyak orang kemudian menganggap bahwa hal ini menunjukkan waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam daripada Arab Saudi.

Tapi kenapa justru Arab Saudi duluan merayakan Idul Fitri, sementara kita di Indonesia harus menunggu besoknya?

Baca: Idul Fitri 1440 H, Ini Tata Cara dan Bacaan Shalat Id hingga 6 Sunnah Rasul di Hari Raya Idul Fitri

Penjelasan-penjelasan tentang hal ini sebenarnya telah banyak disampaikan oleh para ulama dan pakar, di Aceh, Indonesia, hingga mancanegara.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Muslim Ibrahim MA, dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu pernah menyampaikan bahwa perbedaan Idul Fitri, di mana Arab Saudi lebih duluan daripada Indonesia, salah satunya karena yang menjadi ukuran dari penetapan penanggalan dalam Islam adalah penampakan bulan (qamariah), bukan matahari (syamsyiah atau GMT).

Jadi, ketika pada malam tanggal 29 Ramadhan, ternyata bulan syawal tidak terlihat, maka puasa digenapkan menjadi 30 hari, meski kemudian bulannya terlihat pada malam.

Hal ini didasarkan kepada perintah Rasulullah dalam hadits Sahih yang berbuyi “Berpuasalah kalian karena melihatnya, berbukalah kalian karena melihatnya.”

Baca: Arab Saudi, UEA, Kuwait, dan Sejumlah Negara Teluk Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Baca: Takbir Idul Fitri Menggema di Masjidil Haram Setelah Shalat Subuh Tadi

Penjelasan Agus Mustofa

Penjelasan tentang duluan Idul Fitri di Arab Saudi ini juga disampaikan penulis puluhan buku serial Diskusi Tasawuf Modern, Agus Mustofa.

Pria yang akrap disapa Pak AM ini menjelaskan, menurut perhitungan ijtimak alias konjungsi, ‘habisnya bulan Ramadhan 1440 H’ terjadi pada Senin, 3 Juni 2019 pukul 10:02 GMT atau pukul 17:02 WIB, yakni sebelum datangnya Magrib, pukul 17:21 WIB.

Menurut Pak AM, bulan Ramadhan 1440 H sudah habis 19 menit sebelum Maghrib pada Senin 3 Juni 2019, dengan usia bulan Ramadhan tahun ini 29 hari.

Sedangkan sisanya, yang 19 menit itu adalah penggenapan. Sehingga bisa dikatakan, bulan Ramadhan 1440 H ini berusia 29 hari 19 menit.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved