Breaking News:

Kini Ada Sunat Tanpa Jarum Suntik, Hilangkan Nyeri dan Trauma

Sunat merupakan salah satu ritual keagamaan yang dialami oleh hampir seluruh anak laki-laki di Indonesia, khususnya yang beragama Islam.

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COMSunat merupakan salah satu ritual keagamaan yang dialami oleh hampir seluruh anak laki-laki di Indonesia, khususnya yang beragama Islam.

Di sisi lain, saat ini prosesi sunat telah dipandang sebagai suatu kebutuhan medis, bukan sekedar ritual keagamaan semata.

Hal ini karena sunat memiliki beragam manfaat, di antaranya mengurangi risiko infeksi saluran kemih, penularan penyakit menular seksual, mencegah kanker kelamin, dan terjadinya radang penis.

Sunat merupakan proses pemotongan kulit penis di bagian ujung yang melindungi glans (kepala penis).

Kulit ini dikenal dengan istilah prepusium.

Jika tidak dipotong, maka prepusium dapat menjadi lokasi penumpukan smegma, yakni kombinasi dari sel kulit mati, minyak, keringat, dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dan berbagai penyakit.

 Namun, yang menjadi kendala pada prosesi sunatan adalah rasa nyeri yang dialami anak, terutama pada saat pemberian anestesi (obat pereda rasa sakit) melalui jarum suntik.

Bahkan, penggunaan jarum suntik ini disinyalir dapat memicu trauma dan rasa takut berkepanjangan pada anak.

Metode pemberian obat bius

Semula, secara tradisional sunat dilakukan tanpa obat bius.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved