Plt Gubernur Hadiri Pertemuan KTT IMT-GT

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Ketua Kadin Aceh yang baru, Makmur Budiman, Plt Ketua BPKS

Plt Gubernur Hadiri Pertemuan KTT IMT-GT
IST
Nova Iriansyah MT

* Paparkan Program Jalan Tol dan Kereta Api Aceh

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Ketua Kadin Aceh yang baru, Makmur Budiman, Plt Ketua BPKS, Razuardi, Plt Direktur PDPA, Zubir Sahim dan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadun Satu Pintu, Aulia Sofyan, menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-34 dan KTT IMG-GT ke-12 di Bangkok, Thailand, 22-23 Juni 2019.

Demikian press release Kadis Penamaman Modal dan Pelayatan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Aulia Sofyan, yang disampaikan kepada Serambi, Minggu (23/6).

KTT ASEAN dan KTT IMT-GT yang dilaksanakan di Bangkok, dihadiri Presiden Joko Widodo. Presiden akan memimpin pertemuan KTT IMT-GT tersebut. Seusai acara itu, Jokowi akan melanjutkan ke pertemuan Brunei-Indonesia-Malaysia-Philiphines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) ke-13. Dalam acara itu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama gubernur lainnya dari Sumatera mendampingi Presiden Joko Widodo.

Pada pertemuan KTT IMT GT ke-12, kata Kadis PMPTSP Aceh, Aulia Sofyan, Aceh telah mengangkat beberapa usulan. Diantaranya tentang rencana kerjasama perhubungan udara rute Sabang-Phuket-Langkawi, maritim connectivity, halal taurist, green city special economi zone Arun, university net work untuk pegembangan kapasitas dan transfer teknologi research, pembangunan jalan tol dan kereta Api Aceh dan Sumatera, serta lainnya.

Ada beberapa usulan kerja sama IMT GT pada bidang transportasi udara sudah berjalan, sebut Aulia Sofyan, jalur penerbangan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM)-Penang dan SIM-Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat Air Asia dan Fire fly.

Yang belum jalan sampai kini, katanya, untuk jalur Sabang-Langkawi, ada sekali penerbangan pada tanggal 1 Maret 2018 lalu, menggunakan pesawat carter Prima Air dari Malaysia, setelah itu berhenti.

Begitu juga untuk jalur Sabang-Phuket-Langkawi (Sapula). Kendalanya adalah jumlah penumpang yang masih terbatas. Kemudian untuk jalur Sabang-Phuket-Krabi juga belum jalan.

Untuk jalur laut, tambah Aulia Sofyan, rute Kuala Langsa-Penang sudah pernah dibuka beberapa bulan, karena jumlah penumpang dan barang yang diangkut ke Malaysia terbatas, aktivitasnya stop.

Pada pertemuan tersebut, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memaparkan kemajuan pembangnan infrastruktur di Aceh, terutama pembangunan jalan tol untuk rute Banda Aceh-Sigli sepanjang 74 Km.

Selesai pembangunan jalur Banda Aceh-Sigli, akan dilanjutkan jalur Sigli-Lhokseumawe sepanjang 135 Km. Kemudian Lhokseumawe-Langsa 135 Km dan Langsa-Binjai sepanjang 110 Km.

Aceh juga punya jalur kereta api, Lhokseumawe-Bireuen sepanjang 13,5 Km. Pembangunannya kini dilanjutkan mulai dari Kuala Simpang, Aceh Tamiang-Besitang, Sumut, sepanjang 60 Km. Program pembangunan Kereta Api Aceh, merupakan bagian dari pembangunan Kereta Api Trans-Sumetara.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved