6 Fakta Penangkapan Kelompok Teroris JI, Punya Bisnis Sawit hingga Petingginya Digaji Rp 15 Juta

Densus 88 Antiteror Polri kembali melakukan tindakan pencegahan atau preventive strike terhadap sejumlah terduga teroris.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/DEVINA HALIM
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo (kanan) di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).(KOMPAS.com/DEVINA HALIM) 

Selain itu, dana tersebut juga dialokasikan sebagai gaji bagi petingginya.

"Masih didalami, pejabat-pejabat di dalam struktur organisasi JI. Ini juga digaji. Gaji Rp 10 juta-Rp 15 juta (per bulan)," kata Dedi.

5. Jaringan luar negeri

PW dan kelompoknya disebut turut terlibat dalam aksi teror berskala internasional di bawah bendera Al Qaeda.

Bahkan, mereka menjalin komunikasi dengan kelompok teroris di negara lain.

"Kemudian terus menjalin komunikasi dengan terorisme regional yang ada di Filipina dan berkomunikasi dengan pecahan-pecahan kelompok Al Qaeda di Pakistan, Afganistan, dan beberapa negara," tutur Dedi.

6. Pengalaman 19 tahun

PW disebut sudah berada 19 tahun lamanya di organisasi terorisme itu.

Dedi mengungkapkan, PW pernah mengikuti pelatihan militer sekitar tahun 2000 dan sejak saat itu mulai aktif di kelompok JI.

Setelah sempat menjadi orang kepercayaan di bidang intelijen dalam kelompok tersebut, PW kemudian didapuk menjadi pimpinan pada 2007.

"Yang ditangkap kemarin ini (PW) dulunya tahun 2000-an di JI. Dia yang dikasih kepercayaan dalam struktur organisasi JI. Dia di bidang intelijen".

"Oleh karena itu, setelah JI dinyatakan bubar, dia dibaiat sebagai amir (pimpinan) yang ada di Indonesia," ujarnya.

PW pun terlibat di sejumlah aksi teror. Misalnya kerusuhan di Poso pada 2000, bom di Kedutaan Besar Australia pada 2004, serta bom Bali I pada 2002 dan II pada 2005.

Selain memiliki kemampuan di bidang intelijen, pria lulusan sebuah universitas ternama di Jawa Barat dengan jurusan teknik sipil itu memiliki kemampuan untuk merakit bom, militer, dan merekrut anak buah.

Baca: Argentina Tersingkir, Hanya Gol Penalti yang Menyelamatkan Muka Lionel Messi di Copa America 2019

Baca: Dilihat melalui Chile, Ini Penampakan Gerhana Matahari Total 3 Juli 2019 yang Diabadikan NASA

Baca: 4 Fakta Zidane Iqbal, Pemain Muda Manchester United yang Dikira Keturunan Indonesia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Fakta Penangkapan Kelompok Teroris, Punya Bisnis Sawit hingga Pengalaman 19 Tahun"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved