Kronologi Bocah 8 Tahun Dihukum Ibunya Berlutut di Bara Api, Kondisinya Mengenaskan
Seorang bocah berusia delapan tahun dihukum sang ibu berlutut di atas bara api panas.
Sang ibu kemudian menyuruhnya berlutut di atas bara api.
Guru Claire pun kebingungan mengapa sang murid tidak masuk sekolah selama beberapa hari.
Jadi ia berinisiatif untuk mengunjungi rumah gadis kecil itu, di Kota Tukuran.
Di sana, ia melihat Claire kesakitan dengan kedua lututnya menderita luka bakar parah.
Sang guru kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Wakil Walikota Tukuran, Delfina Cortina, mengatakan bahwa orangtua gadis itu memang memiliki kebiasaan memukuli anaknya.
Ia pun dipanggil pihak berwenang dan diminta menandatangani dokumen perjanjian untuk berhenti menyiksa anak-anaknya.
Sementara Claire mengatakan, ia dibantu oleh sang kakek dan nenek untuk berobat.
Sedangkan empat saudara kandungnya masih tinggal bersama orangtuanya.
Baca: Argentina Tersingkir, Hanya Gol Penalti yang Menyelamatkan Muka Lionel Messi di Copa America 2019
Baca: 6 Fakta Penangkapan Kelompok Teroris JI, Punya Bisnis Sawit hingga Petingginya Digaji Rp 15 Juta
Bocah Disantap Buaya
Detik-detik balita jatuh ke kandang buaya terjadi saat sang ibu sibuk mengurus adiknya
Dilansir dari The Sun via SUAR dalam artikel 'Jatuh ke Kandang Reptil, Balita Berumur 2 Tahun Jadi Santapan Buaya, Ditemukan Hanya Tinggal Tengkorak', sang bocah bernama Rom Roath Neary itu jatuh ke kandang buayasaat lepas dari pengawasan ibunya.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Siem Reap, Kamboja.
Sang ayah, Min Min (35) yang tiba di rumah pukul 10 pagi pun bergegas mencari keberadaan putrinya.
Namun, yang iya temukan justru sang putri telah dalam kondisi tak bernyawa dan hanya tersisa tengkorak kepalanya saja.
