WH Langsa Grebek Janda Bersama Pria di Rumah Kost, Tarif Rp 500 Ribu Sudah Dibayar

"Untuk menghindari amukan massa, malam itu juga kedua pelaku dinaikkan ke mobil patroli WH diamankan ke kantor Dinas Syariat Islam,"

WH Langsa Grebek Janda Bersama Pria di Rumah Kost, Tarif Rp 500 Ribu Sudah Dibayar
Ilustrasi 

WH Langsa Grebek Janda Bersama Pria di Rumah Kost, Tarif Rp 500 Sudah Dibayar

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Petugas Wilayatul Hisbah (WH) Langsa, Kamis (11/7/2019) dini hari menggrebek pasangan nonmuhrim janda dan pria sudah beristri, di salah satu rumah kost, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota.

Lelaki berinisial WP (32) asal Kutacane, Aceh Tenggara, dan janda anak 1 DN (34) asal Pulau Jawa, kelahiran Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang.

Baca: 10 Korban Luka-luka dalam Kecelakaan Tiga Mobil di Seulimuem

Baca: Ini Data Lengkap Kerusakan Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Baca: BREAKING NEWS - Avanza, HRV, dan Labi-Labi Tabrakan di Seulimuem, Seorang Sopir Terjepit

Kepala Dinas Syariat Islam Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, mengatakan, pasangan nonmuhrim ini digrebek petugas WH sekitar pukul 01.00 WIB saat sedang berduaan di dalam sebuah kamar rumah kost, Gampong Blang itu.

"Pasangan pelaku sebelumya telah diintai oleh petugas WH. Sebelum ke rumah kos terlebih dahulu karaokean di kawasan Kloneng, Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama," ujarnya.

Tambah Ibrahim Latif, pemilik rumah kost yakni Kak IN, sengaja menyediakan tempat untuk pelaku berbuat mesum.

Baca: Dari Gatot Pujo Nugroho hingga Irwandi Yusuf, Ini Empat Gubernur yang Dijerat KPK Sejak 2017

Baca: Kuasa Hukum Sebut Habib Rizieq Tak Bisa Pulang Karena Dicekal Atas Permintaan Pihak Tertentu

Baca: Viral! Buaya Nongkrong di Atap Rumah Warga Malang, Ini Faktanya: Kronologi hingga Misteri Pemiliknya

Malam itu saat digrebek, warga sudah cukup ramai di lokasi rumah kost dimaksud.

"Untuk menghindari amukan massa, malam itu juga kedua pelaku dinaikkan ke mobil patroli WH diamankan ke kantor Dinas Syariat Islam," sebutnya.

Kepada petugas, pelaku yang perempuan mengaku sering melayani lelaki hidung belang, dan untuk sewa kamar dan lain sebagainya itu urusan pelaku yang laki-laki.

Baca: FOTO-FOTO: Sampah Plastik Penuhi Sungai Lampaseh Kota Banda Aceh

Baca: Ekses Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Pesantren An Dibekukan, Pelaku Terancam Cambuk 90 Kali

Baca: Pemko Subulussalam Minta Indomaret Samping SPBU H Oyon Stop Beroperasi 

Halaman
12
Penulis: Zubir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved