Info Pendidikan Aceh Besar
SPT, Mencetak Hafiz yang Teknokrat
Selama ini, anak-anak kita memang pintar, tapi tidak banyak yang memiliki karakter. Anak-anak Aceh, termasuk Aceh Besar
Kita akan mendidik anak-anak ini agar mampu bersaing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Mau kuliah, mau jadi insinyur, mau jadi dokter silahkan, yang penting kita sudah bekali mereka dengan ilmu Alquran dan karakter, paling kurang kalau pulang kampung jadi imam di kampungnya. Imam yang kita inginkan bukan hanya sekedar memimpin shalat, tapi juga menjadi tempat bertanya bagi orang-orang kampung.
Memang setelah tamat sekolah tahfiz di Fauzul Kabir mereka belum siap kita turunkan ke kampung, mereka harus belajar lagi, seperti belajar kitab kuning di pesantren. Jadi selama sekolah tahfiz ini mereka free, gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Semuanya akan ditanggung oleh Pemkab Aceh Besar.
Di Aceh Besar ini banyak pesantren terpadu dan dayah, tapi kenapa masih perlu Fauzul Kabir?
Benar, saat ini memang banyak pesantren dan dayah terpadu di Aceh Besar, tapi karena punya yayasan atau perorangan, tentu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon santri. Biasanya untuk masuk sekolah tahfiz itu berat, harus bersaing dengan anak-anak perkotaan dari seluruh Aceh, yang sejak SD sudah terbiasa dengan sistem pendidikan terpadu. Memang sekolah tahfiz itu berada di Aceh Besar, tapi santrinya berasal dari seluruh Aceh, sehingga lulusannya juga akan mengabdi untuk daerah masing-masing.
Maka, Fuzul Kabir hadir untuk memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak kampung dari seluruh desa di Aceh Besar agar bisa belajar di sekolah tahfiz. Jadi nanti yang masuk ke Fauzul Kabir ini bisa saja nilainya nol, bahkan minus, karena mereka berasal dari desa di pedalaman atau di kepulauan.
Karenanya, seluruh santri Fauzul Kabir ini adalah anak-anak dari seluruh Aceh Besar. Saat lulus nanti, mereka akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan mengabdi untuk daerah kelahirannya di Aceh Besar. Kita boleh lalai, karena kalau sekarang tidak segera kita benahi, maka 10 tahun lalu, kita akan menangis saat melihat generasi kita.
Bagaimana cara rekrutmen calon santri?
Santri di sini (Fauzul Kabir) merupakan representatif desa, dikirim oleh keuchik boleh, camat boleh atau mendaftar sendiri juga boleh. Tahap ini sudah ada sekitar 100 orang santri yang sudah mendaftar, meskipun dalam 100 ini ada yang double (ganda atau berasal dari satu daerah yang sama). Tapi kita terima dulu lah sampai sekolah itu sudah menjadi sekolah favorit di Aceh Besar.
Bagaimana cara membuat pendidikan Fauzul Kabir berkualitas?
Kita merekrut guru-guru yang bagus untuk mengajar ke Fauzul Kabir, malah yang mau tinggal di sekolah, akan kita sediakan fasilitas. Saya sudah lihat, fasilitasnya, asramanya sangat bagus.
Komitenya juga kita rekrut dari sekolah-sekolah tahfiz di Aceh Besar seperti Oemar Diyan, MUQ, Insan Qurani, dan lainnya. Saya panggil ayo bangun ini yang pemerintah punya, demi masyarakat kita Aceh Besar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-aceh-besar-ir-mawardi-ali-meresmikan-program-beasiswa-tahfizul-quran.jpg)