Tahun Depan, Halte Trans Koetaradja Bandara SIM akan Dibangun Permanen

Halte Trans Koetaradja (Transk) di Kompleks Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar akan dibangun permanen pada 2020.

Tahun Depan, Halte Trans Koetaradja Bandara SIM akan Dibangun Permanen
Foto Kiriman Warga
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, dan Perwakilan PT Angkasa Pura II saat penandatanganan perjanjian pembangunan halte permanen Bandara SIM, Jumat (18/7/2019). 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS, BANDA ACEH – Halte Trans Koetaradja (Transk) di Kompleks Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar akan dibangun permanen pada 2020.

Halte itu akan dibangun oleh Bank Aceh Syariah melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Pada Januari 2017, Pemerintah Aceh dan Bank Aceh Syariah sudah menandatangi MoU terntang pembangunan lima halte transK.

Hingga 2018, mereka sudah menyelesaikan empat halte di sejumlah koridor, yaitu Blangpadang, Jambo Tape, Simpang Lima, dan Lamnyong.

Rencananya, tahun depan satu halte lagi akan dibangun yaitu di Bandara SIM, yang merupakan bagian dari perjanjian tersebut.

Halte Bandara akan terkoneksi dengan dua koridor yaitu Koridor Bandara SIM, Lambaro-kota dan Koridor Bandara SIM- Ulee Kareng-Kota.

Kepala UPTD TransK, T Robby Irza mengatakan, halte yang akan dibangun di kompleks Bandara SIM akan berbeda dengan halte yang sudah ada.

Karena halte yang nanti berada di dekat area parkir akan memiliki koridor penghubung antara halte dengan gedung terminal.

Di sepanjang koridor akan difungsikan sebagai media promosi pariwisata dan produk Bank Aceh.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi mengatakan, pembangunan halte itu merupakan bagian pembenahan demi meningkatkan pelayanan moda transportasi massa itu.

Ia juga mengapresiasi bank aceh yang sudah berkontribusi meningkatkan pelayanan trans-K kepada masyarakat.

Selama ini, sejumlah halte transK masih menggunakan model portable, termasuk di Bandara SIM.

Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman berharap pembangunan halte yang merupakan CSR bank milik daerah tersebut akan memberi manfaat kepada masyarakat, terutama penumpang TransK.(*)

Baca: Peradi: Pemerintah Dapat Membentuk Tim Hukum Kasus Anisa di Malaysia

Baca: Setiap Gempa Terjadi, Ingat 20 Detik 20 Menit dan 20 Meter!

Baca: Soal APBA Rp 2 Triliun tak Bisa Dicairkan, Ini Desakan GerTaK

Baca: Kabar Gempa Besar dan Tsunami Akan Melanda Selatan Jawa Viral, Ini Penjelasan dan Pesan Ahli/BMKG

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved