Breaking News:

Bantuan Dana

DPRK Pertanyakan Aliran Dana Rp 14 M untuk Pembangunan RSUD Pijay, Ini Jawaban Sekda

Pihaknya selaku pimpinan DPRK patut mempertanyakan kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) jumlah dana sebesar Rp 14 miliar untuk pembangunan fas

Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Kapolsek Meureudu, Pidie Jaya, AKP Aditia Kesuma SIK (Tiga kiri) bersama Direktur RSUD Pijay, Dr Fajriman SpS MKes Med (Kiri) menyaksikan salah satu pendonor di Lapangan Sepakbola Kota Meureudu, Pidie Jaya, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya Armia Harun mempertanyakan aliran dana Rp 14 miliar dari bantuan Kemenkes RI ke RSUD Pijay.

"Dari hasil kunjungan beberapa pekan lalu ke pihak Kemenkes RI dikabarkan oleh salah satu staf bahwa untuk bantuan pasca gempa 2018 lalu ke RSU Pijay disahuti dana sebesar Rp 14 miliar,"sebut Armia Harun kepada Serambinews.com, Jumat (2/8/2019).

Pihaknya selaku pimpinan DPRK patut mempertanyakan kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) jumlah dana sebesar Rp 14 miliar untuk pembangunan fasilitas pendukung apa saja yang telah dibangun pada kompleks RSUD.

Menurut Armia, hingga saat ini belum kelihatan secara jelas hasil pembangunan dari dana tersebut.

Baca: Beri Rasa Aman, Polisi Patroli di Pantai Mantak Tari, Aksi Blokade Masih Berlanjut

Baca: Mobil Wuling Almaz 7 Seater Dilengkapi Voice Command, Ini Harganya untuk Wilayah Aceh

Baca: Sutradara Eumpang Breuh Ayah Doe Masuk Rumah Sakit, Begini Kondisinya Sekarang

Hanya beberapa saja fasilitas gedung yang terbangun dalam menunjang peningkatan pelanyanan kesehatan.

Menurutnya pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta ruang ICU yang telah rampung dibangun diperkirakan tidak sampai menghabiskan dana sebesar jumlah Rp 14 miliar.

"Padahal masih banyak pendukung lain yang patut segera ditangani. Seperti akses jalan dalam kompleks yang belum berlantas aspal dan penataan tempat parkir yang kini mesti segera tersahuti,"ujarnya.

Sekretaris Daerah Sekda Pijay Drs H Abd Rahman Puteh SE MM kepada Serambinews.com, Jumat (2/8/2019) mengatakan, soal dana bantuan Rp 14 miliar tersebut perlu dikaji apakah hanya sebatas untuk RSUD saja atau mengalir ke beberapa Puskesmas.

"Hasil informasi sementara ada beberapa Puskesmas yang kini sedang berjalan lewat bantuan dana Kemenkes dan pihak ketiga,"jelasnya.

Ia juga menambahkan seperti halnya Puskemas Meurah Dua yang sedang berlangsung percepatan pembangunannya.

"Apakah ada yang mengalir ke Puskesmas lain itu patut dipanggil Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved