INFO ACEH TIMUR

Pemkab Aceh Timur Rujuk Dua Bayi Gizi Buruk ke Rumah Sakit

Pemkab Aceh Timur, melalui Dinsos, Dinkes, Puskesmas, dan rumah sakit merujuk dua bayi gizi buruk ke rumah sakit Zubir Mahmud, Aceh Timur,

Pemkab Aceh Timur Rujuk Dua Bayi Gizi Buruk ke Rumah Sakit
For Serambinews.com
Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Ir Elfiandi, didampingi Kabid Linjamsos menjenguk Sakdiah saat dirawat di rumah sakit. 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Pemkab Aceh Timur, melalui Dinsos, Dinkes, Puskesmas, dan rumah sakit merujuk dua bayi gizi buruk ke rumah sakit Zubir Mahmud, Aceh Timur, Kamis (1/8/2019). 

Kedua bayi yang dirujuk itu yakni, Bilqis Humaira (9 bulan) anak dari pasangan Mawardi dan Nurhadijah dari Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Sedangkan seorang bayi lagi Sakdiah bayi usia (4 bulan) anak dari pasangan Erlina dan Jafaruddin warga Dusun Batang Nibong, Gampong Rantau Panjang, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur.

Berita terkait lainnya

Baca: Baitul Mal Aceh Bantu Keluarga Nabila, Balita Gizi Buruk Asal Simeulue

Baca: Begini Kondisi Bayi Gizi Buruk Asal Aceh Timur, Mulanya tak Ada ASI, Lalu Diberi Air Gula

Baca: Balita Malang dari Simeulue Ini Menderita Gizi Buruk, Bocor Jantung, Katarak, Hingga Gangguan THT

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Ir Elfiandi mengatakan, bayi Sakdiah sebelumnya sudah pernah dirawat di RSUD Zubir Mahmud tapi belum begitu sembuh bayi sudah dibawa pulang oleh orang tuanya.

"Kita minta pihak keluarga agar serius merawat anaknya dan mengikuti arahan pengobatan dari tim medis. Anaknya ini perlu penanganan serius agar berat badan naik dan tumbuh normal," ungkap Kadinsos Aceh Timur, Ir Elfiandi didampingi Kabid Linjamsos Saharani.

Berita lainnya

Baca: Puluhan Anak TK Diajari Cara Memilah Sampah dan Mencuci Tangan

Baca: Dokter Astuti Sebut belum Ada Jamaah Haji Aceh yang Alami Gangguan Kesehatan Serius

Baca: Bursa Inovasi Desa Kecamatan Lembah Seulawah Dibuka

Beberapa waktu lalu, Bupati Aceh Timur,H Hasballah bin HM Thaib, juga telah menyerahkan bantuan biaya kebutuhan sehari-hari Rp 5 juta kepada keluarga pasien.

"Dan selama perawatan di rumah sakit biaya pendampingan untuk keluarga bayi juga kita bantu. Begitu juga bantuan sembako untuk rumah korban juga dibantu, agar orang tua serius merawat anaknya," jelas Saharani.

Sedangkan bayi gizi buruk dari Kecamatan Simpang Ulim, jelas Saharani, baru kali ini dibawa ke rumah sakit untuk penanganan serius.

Lihat Juga:

Baca: Rehanu, Balita Gizi Buruk asal Aceh Timur yang Dibantu Haji Uma Jalani Operasi di RSUZA

Baca: Bupati Instruksikan Dinkes dan Dinsos Fokus Tangani Gizi Buruk

Baca: Bocah Gizi Buruk Asal Subulussalam Meninggal Dunia di RSUZA

"Alhamdulillah kondisi bayi Humaira sudah mulai membaik. Kita harap orang tua pasien agar kooperatif mendengar dan mengikuti arahan pengobatan dari pihak medis untuk kesembuhan bayinya," harap Saharani.

Selama perawatan di rumah sakit bayi ini akan diterus diawasi hingga kondisi kesehatan benar benar baik. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved