Pembakaran Kantor PWI Agara
Usut Kasus Pembakaran Kantor PWI, Polres Aceh Tenggara Periksa Saksi dan Handphone Penjaga
Kepolisian resor (Polres) Aceh Tenggara sudah memeriksa saksi terkait upaya percobaan pembakaran Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Agara.
Penulis: Khalidin | Editor: Yusmadi
Laporan Khalidin | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Kepolisian resor (Polres) Aceh Tenggara sudah memeriksa saksi terkait upaya percobaan pembakaran Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tenggara, Kamis (1/8/2019) dini hari.
Untuk sementara polisi memeriksa Saleh selaku penjaga kantor PWI Aceh Tenggara.
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmad Hardeny Yanto Eko Saputro,S.I.K kepada Serambinews.com, Jumat (2/8/2019) di ruang kerjanya mengatakan adanya dugaan kaitan pembakaran kantor PWI dengan rumah wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwi.
Untuk itu, polisi terus melakukan pendalaman guna menyelidiki kedua kasus tersebut.
Selain memeriksa saksi, polisi juga mengkloning atau menyadap handphone milik saksi.
Ini sangat penting, kata Kapolrs Aceh Tenggara AKBP Rahmad Hardeny dalam rangka membongkar tuntas kasus tersebut.
Dengan upaya ini maka nanti semua akan terungkap secara terang benderang.
Pun demikian dengan kasus yang menimpa wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwei, polisi akan mendalami dan memeriksa secara detail korban.
Selain itu, polisi juga berupaya melihat apakah kasus pembakaran rumah tersebut berkaitan dengan laporan polisi Asnawi terhadap seseorang sebelumnya.
Upaya lain polisi pengungkapan kasus pembakaran rumah wartawan dan kantor PWI Aceh Tenggara memantau dan menyisir pergerakan akun-akun media social (medsos) di sana.
Ada satu tim kepolisian yang memantau akun medsos karena dinilai berhubungan dengan masalah teror terhadap wartawan di Tanah Sepekat Segenep itu.
Berita terkait
Baca: Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Serambi, Polisi Masih Tunggu Hasil Laboratorium Forensik
Baca: Keluarga Asnawi, Jurnalis Serambi Indonesia di Agara Masih Trauma, Minta Pelaku Segera Ditangkap
Baca: Kapolda Aceh Turut Perihatin Atas Kasus Pembakaran Rumah Wartawan dan Kantor PWI Aceh Tenggara
Di sisi lain, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP AKBP Rahmad Hardeny mengakui jika selama ini sebenarnya hubungan masyarakat di Aceh Tenggara begitu harmonis.
Bila pun ada gesekan dapat diatasi dengan komunikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapolres-aceh-tenggara-akbp-rahmad-hardeny-yanto-eko-saputro-sik-2.jpg)