Pemkab Aceh Tengah Bentuk Tim Satgas Karhutla

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, akan membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran...

Pemkab Aceh Tengah Bentuk Tim Satgas Karhutla
FOR SERAMBINEWS.COM
Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST, turun langsung ke lokasi kebakaran lahan sawit di Gampong Padang Brahan, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (19/6/2019) 

Pemkab Aceh Tengah Bentuk Tim Satgas Karhutla

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS. COM, TAKENGON – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, akan membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Pembentukan tim satgas ini, bertujuan agar ada penanganan secara terpadu, apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan di daerah itu.

Kabupaten Aceh Tengah, merupakan kawasan yang masih dikelilingi oleh bentangan hutan serta hamparan lahan perkebunan kopi arabika maupun areal pertanian.

Namun ada beberapa kawasan yang menjadi daerah rawan kebakaran, bahkan hampir setiap musim kemarau areal hutan dan lahan di daerah itu, nyaris tak pernah luput dari amukan si jago merah.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Serambinews.com, Aceh Tengah merupakan salah satu daerah yang paling sering hutannya terbakar.

Kebakaran Beruntun, Ini Imbauan Wakil Bupati Aceh Singkil

Ada Tumpukan Tabung Elpiji Subsidi di Lokasi Kebakaran depan SPBU Rimo, Aceh Singkil

Jenazah Ayah Doe Akan Dikebumikan di Paya Peuntet Lhokseumawe

Bahkan pihak Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) pernah merealese jumlah kebakaran hutan dan lahan di seluruh Aceh, pada tahun 2018 sebanyak 33 kali dengan nilai kerugian mencapai Rp 51,7 miliar. Termasuk diantaranya kebakaran hutan dan lahan di Aceh Tengah.

Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Aceh Tengah, Thamrin Elasri kepada Serambinews.com, Sabtu (3/8/2019) mengatakan, penanganan maupun penanggulangan karhutla sudah dilakukan secara langsung oleh beberapa pihak, namun secara teknis harus ada dasar hukumnya sehingga bisa dilakukan penanganan secara terpadu.

“Tentu ketika sudah ada dasar hukumnya, berupa peraturan bupati, sehingga tim satgas karhutla ini, bisa bekerja bersama sama menanggulangi karhutla,” jelas Thamrin.

Halaman
12
Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved